Kriminalitas Tapin

Ditangkap Polisi, Kakek Pengedar Sabu Asal Binuang Menangis di Tahanan

Satnarkoba Polres Tapin berhasil menangkap Dardi (57), Kamis (18/5) sekitar pukul 19.00 Wita. Warga Binuang ini kedapatan polisi memiliki sabu.

Ditangkap Polisi, Kakek Pengedar Sabu Asal Binuang Menangis di Tahanan
Halaman 1 Metro Banjar Edisi Sabtu (20/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Satnarkoba Polres Tapin berhasil menangkap Dardi (57), Kamis (18/5) sekitar pukul 19.00 Wita. Warga Binuang ini kedapatan polisi memiliki sabu seberat 6,15 gram.

“Dardi kami tangkap di rumahnya. Dia sempat lari, tapi berhasil kami menangkap. Dari tangannya kami temukan sabu seberat 6,15 gram," kata Kasat Narkoba Polres Tapin AKP Juwarto, Jumat (19/5).

Tertangkapnya Dardi, kata Juwarto, berawal dari informasi masyarakat bahwa selain pemakai Dardi juga penjual sabu. “Sebelum tinggal di Binuang, Dardi pernah tinggal di Tanahbumbu,” ujarnya.

Kepada polisi, kakek bercucu tiga ini mengaku baru empat bulan memakai sabu. “Dardi mengaku sudah mau insaf dari memakai sabu, tapi keburu tertangkap polisi,” ujar Juwarto.

Saat ditemui di Mapolres Tapin, Dardi mengaku sabu 6,15 gram dia beli senilai Rp 7 juta. “Cara membelinya bisa dibayar kontan, bisa juga dibayar setengahnya dulu,” ujarnya.

Dengan mimik muka sedih, Dardi mengatakan aktivitasnya membeli sabu itu biasanya dilakukan setengah bulan sekali.

“Saya sangat menyesal. Saat berada di dalam tahanan polisi saya sempat beberapa kali menangis,” ujarnya. (him)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved