BanjarmasinPost/

Berita Kalteng

NEWSVIDEO: Selama 31 Tahun Pasangan Suami Istri Ini Geluti Kerajinan Tas Khas Kalteng

Pasutri ini dikenal pengerajin berbagai jenis tas dengan motif khas benang bintik Kalimantan Tengah

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Keberadaan Pasangan Asni (61) dan Satia Basar( 67) di kawasan sekitar Flamboyan Bantaran Sungai Kahayan Gang Datah Rami, No 25 RT3 RW2 Flamboyan Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut, Palangkaraya, sudah dikenal warga setempat sejak lama.

Pasutri ini dikenal merupakan pengerajin berbagai jenis tas dengan motif khas benang bintik Kalimantan Tengah yang selama ini merupakan satu-satunya pengrajin yang ada di Kalimantan Tengah.

Usahanya dalam mengolah kerajinan tas dengan corak khas Kalteng seperti adanya motif tameng, pohon batang garing, hingga motif guci dan jenis motif kain benang bintik lainnya membuat tas hasil karya keduanya dikenal banyak orang.

Pasangan Asni dan Satia Basar sudah dikarunia tiga orang anak dan enam cucu yang semua anak-anaknya sudah lulus sarjana dan bekerja sebagai guru, Kepala Sekolah hingga menjadi Master of Teologi di sebuah gereja Hosana Palangkaraya.

"Tiga anak kami yakni Elfried Junjung ( Kepsek SMPN-2 Tumbang Miri, kemudian Yulida Spd ( guru) dan Yulustri ( master trologi / pendeta di Hosana) di Palangkaraya.Sekarang kami hanya tinggal berdua di rumah ini."ujar Asni saat ditemuai di rumahnya, Sabtu (20/5/2017).

Hasil kerajinan keduanya pun, kini banyak dipakai oleh lembaga perkantoran untuk suovenir dalam berbagai kegiatan yang ada di lembaga Kementerian Agama Kalimantan Tengah maupun kabupaten dan kota. (*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help