Home »

Video

Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO: Ini Cerita Pulau Sewangi, Markas para Pembuat Jukung

Satu galangan yang tampak sibuk dengan aktivitas pembuatan jukung adalah galangan milik Abdul Hamid (42), di RT 10.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bunyi mesin kelotok besar yang perlahan merapat di dermaga feri penyeberangan Pulau Sewangi terdengar memekakkan telinga, Sabtu (13/5/2016) siang.

Penumpang feri saat itu cukup banyak. Selain sejumlah pelajar yang baru pulang sekolah, juga ada sekitar 15 orang dewasa, dan enam sepeda motor.

Sesaat setelah sandar, satu per satu penumpang turun dan membayar ongkos penyeberangan Rp 1.000 - 1.500 per orang.

Geliat aktivitas penyeberangan dari dan menuju pulau yang terletak di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala itu memang masih terlihat.

Dari Banjarmasin, untuk menuju ke pulau yang dikenal sebagai pulaunya para pembuat jukung itu, transportasi kelotok feri masih menjadi andalan.

Seiring dengan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan daratan Kelurahan Berangas dengan Pulau Sewangi, turut berdampak pada perekonomian warga yang selama ini mayoritas mengandalkan pada sektor pembuatan jukung.

Penggunaan moda jukung pun menjadi berkurang intensitasnya.

Saat menjejakkan kaki di Pulau Sewangi, pandangan mata akan langsung disuguhi aktivitas warga di galangan pembuatan jukung yang berjejer di pinggir jalan.

Di setiap galangan tampak jukung-jukung kayu yang sedang dibikin atau dalam proses finishing dengan diberi cat.

Satu galangan yang tampak sibuk dengan aktivitas pembuatan jukung adalah galangan milik Abdul Hamid (42), di RT 10. Di sana, dua pria dewasa tampak cekatan memegang peralatan pertukangan.

Halaman
12
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help