Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

NEWSVIDEO : Bawa 40 Ribu Butir Obat Daftar G, Warga Banjarmasin Ditangkap di Bus

Saat dilakukan penggeledahan di dalam bus jurusan Samarinda itu, pelaku sempat mengelabui petugas dengan turun dari Bus dan berpura-pura ke WC.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Gusti Hartawan (36) hanya bisa pasrah saat diamankan karena tertangkap tangan menyimpan 40 ribu butir obat Jenis Double L.

Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara ini diamankan saat berada di terminal Bus Kandangan Jalan Brigjen H M Yusi, Kandangan Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin, (22/5/2017) pukul 21.30 Wita.

Pelaku diamankan dalam bus dan dilakukan pemeriksaan oleh anggota gabungan sat narkoba, sat intelkam dan sat Sabhara Polres HSS. Saat diperiksa itu ditemukan tiga bungkus plastik hitam yang didalamnya ada 40 bungkus yang berisi 40 ribu butir double L.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam bus jurusan Samarinda itu, pelaku sempat mengelabui petugas dengan turun dari Bus dan berpura-pura ke WC.

Aksi yang dilakukan pelaku diketahui oleh petugas yang melakukan penyelidikan. Selanjutnya pelaku diamankan dan diminta untuk menunjukkan tasnya.

Saat diamankan, ditemukan obat double L yang disimpan dalam tas rangsel dan dibungkus kantongan hitam.

Pada saat press rilis yang digelar Polres HSS, Selasa, (23/5/2017), Gusti Hartawan mengaku akan membawa barang itu ke Samarinda. Namun rencananya berhasil digagalkan.

Dia mengaku baru melakukan aksinya. Dengan keuntungan tiap bungkusnya 120 ribu. Satu bungkus berisi 1000 butir.

"Satu bungkus dibeli Rp 380 ribu dan dijual Rp 500 ribu. Keuntungan untuk keperluan sehari-hari," katanya.

Kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Ristyan Putra melalui wakapolres HSS
Kompol Arief Himawan membenarkan terkait dengan penangkapan itu.

"Tersangka dijerat pasal 196 sub pasal 197 UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan," katanya.

Dijelaskannya bahwa pelaku yang ditangkap ini masih terkait dengan pelaku yang sebelumnya diamankan dengan barang bukti 50 butir doubel L atas nama Jamberi.

"Mereka masih satu jaringan. Rencananya obat itu mau dibawa ke Samarinda dan diedarkan di sana," katanya.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved