Berita Martapura

Pernah Jaya sebagai Daerah Pemasok, Pisang Kepok Kembali Dibudidayakan di Banjar

Kepala UPT Balai Benih TPH Banjar, Lili Marlina mengatakan, sistem kultur jaringan ini sudah mereka terapkan sejak 2013.

Pernah Jaya sebagai Daerah Pemasok, Pisang Kepok Kembali Dibudidayakan di Banjar
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Proses budidaya bibit pisang kepok di UPT Balai Benih Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabupaten Banjar pernah menjadi pemasok pisang kepok atau pisang manurun. Setiap hari, truk-truk melintas dengan membawa tumpukan pisang manurun.

Namun, serangan layu bakteri membuat produksi pisang kepok pun tidak lagi terlihat.

UPT Balai Benih Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar pun melihat ini sebagai tantangan untuk mengembalikan masa-masa itu. Caranya membudidayakan pisang kepok secara massal.

Caranya, dengan mengembangkan budidaya bibit pisang kepok dengan sistem kultur jaringan.

Kepala UPT Balai Benih TPH Banjar, Lili Marlina mengatakan, sistem kultur jaringan ini sudah mereka terapkan sejak 2013.

"Saat itu, kami kembangkan pertama kali pisang kepok. Dulu di Kabupaten Banjar penghasil pisang kepok, tiap hari truk mengangkut pisang ini ke pulau Jawa. Tetapi semenjak serangan layu bakteri produksi pisang kepok jauh menurun. Makanya, kami budidayakan dengan sistem kultur jaringan," katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help