Kriminalitas Tabalong

NEWSVIDEO : Oknum Kepala Desa Jual Beras Miskin, Ini Akibatnya

sedikitnya ada 810 kilogram beras yang telah dijual ke tempat penggilingan milik H Abdul Hamid, di Desa Bungin, Kecamatan Banualawas.

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Beras yang seharusnya disalurkan ke keluarga tidak mampu, ternyata malah diduga dijual oknum Kepala Desa (kades) Banua Rantau, Kecamatan Banualawas.

Akibatnya, Kades atau Pembakal, H Akhmad Dimiyadi (60), harus berurusan dengan Satreskrim Polres Tabalong karena ulahnya berhasil dibongkar.

Berdasarkan barang bukti yang didapatkan, sedikitnya ada 810 kilogram beras yang telah dijual ke tempat penggilingan milik H Abdul Hamid, di Desa Bungin, Kecamatan Banualawas.

Selain itu petugas juga mengamankan 104 karung beras bertuliskan Beras Bulog yang sudah kosong karena isinya telah dipindahkan oknum pembakal ke karung lain.

Wakapolres Tabalong, Kompol Wildan Alberd dikonfirmasi, Senin (29/5/2017) sore, menyampaikan, pemeriksaan mendalam masih dilakukan terkait dugaan penjualan beras bulog tersebut.

Disampaikannya, oknum kades ini diamankan saat berada di tempat penggilingan milik H Abdul Hamid, di Desa Bungin, saat menjual beras bulog.

Dalam melakukan aksinya, pelaku menjual dengan cara mengganti karung beras bulog dengan karung lain, diantaranya karung bekas pakan ayam.

Selain itu isi karung juga lebih banyak, karena dua karung beras bulog dijadikannya hanya satu karung.

"Jadi dari 54 karung beras bulog, dijadikannya hanya menjadi 27 karung setelah diganti dengan karung lain," kata wakapolres.

Dengan apa yang telah dilakukannya, untuk saat ini pelaku dikenakan pasal 374 KUHP, tentang penggelapan dalam jabatan.

Penulis: Dony Usman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved