Berkah Ramadan

Galuh Banjar Ini Rindu Saat Bagarakan Sahur, Kenapa Ya?

Saat puasa, dia memiliki menu favorit saat sahur dan berbuka, yaitu nasi dengan telur ceplok dan kecap serta urap dan pecal.

Galuh Banjar Ini Rindu Saat Bagarakan Sahur, Kenapa Ya?
Istimewa
Herma Aryana 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ramadan adalah bulan yang berkesan bagi Herma Aryana. Di bulan ini, ada memori masa kecilnya yang sering dikenangnya hingga sekarang. Saat itu, dia sering ikut bagarakan sahur keliling kampungnya di Kuripan, Banjarmasin.

Sekarang dia telah dewasa, telah menikah dan memiliki anak, membuatnya tak lagi ingin ikut bagarakan sahur. Dia mengaku rindu dengan kenangan masa kecilnya itu dan rasanya ingin ikut lagi.

“Sekarang tidak lagi, kan malu, sudah besar. Kalau dulu waktu kecil ikut keliling kampung pas sahur, membangunkan warga untuk makan sahur. Sekarang itu menjadi kenangan manis tentang masa kecil saya saat bulan puasa,” terangnya, Rabu (31/5/2017).

Saat Ramadan tiba, seperti halnya muslimah lainnya, dia juga ikut berpuasa. Saat puasa, dia memiliki menu favorit saat sahur dan berbuka, yaitu nasi dengan telur ceplok dan kecap serta urap dan pecal.

“Urap dan pecal untuk berbuka, nasi, telur ceplok plus kecap manis untuk sahur. Alasannya karena urap dan pecal itu kan sayur, rasanya segar dan menyehatkan badan memakannya setelah seharian berpuasa. Lalu nasi, telur ceplok dan kecap manis pakai cabai saat sahur karena praktis, bangun tidur langsung ceplokin telur saja, dikasih kecap dan cabai kan bikinnya gampang,” sebut juara tiga Galuh Banjar Kota Banjarmasin 2001 ini.

Di bulan puasa ini, dia mengaku kegiatannya tak banyak perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Dia masih tetap aktif di modelling dan tentunya mengurusi keluarga kecilnya. Dia sekarang masih aktif mengajar modelling dan membuka jasa merias wajah privat.

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved