Kriminalitas Kabupaten Banjar

Ibunda Pengedar Zenith Histeris, Sang Anak Kembali Diciduk Polisi

Mendekam 11 bulan di sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Martapura tidak membuat Rahmani alias Encoy jera.

Ibunda Pengedar Zenith Histeris, Sang Anak Kembali Diciduk Polisi
Halaman 1 Metro Banjar edisi Rabu (31/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mendekam 11 bulan di sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Martapura tidak membuat Rahmani alias Encoy jera. Warga RT4 Desa Kelampayan Ilir Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, itu malah kembali mengulangi kesalahan serupa, mengedarkan Zenith.

Baru satu setengah tahun berkumpul bersama keluarganya, Encoy kembali dijeblokan polisi ke penjara. Senin (29/5) siang, anggota Unit Reskrim Polsek Astambul menangkap Encoy, setelah menerima informasi bahwa Encoy kembali mengedarkan Zenith.

Informasi tersebut didapat polisi dari seorang remaja, Apay, yang tertangkap tangan membawa satu keping atau 10 butir pil Zenith. Zenith itu disembunyikan Apay di celana dalamnya. Pengakuan Apay, Zenith tersebut dibelinya di rumah Encoy.

Dari nyanyiannya Apay itulah polisi mendatangi sekaligus menggeledah rumah Encoy. Hasilnya polisi menemukan obat-obatan terlarang daftar G itu dalam sebuah bakul yang tersimpan di ruang dapur. Setelah dihitung jumlah 1.557 butir pil Zenith.

Encoy mengakui Zenith itu yang baru saja dibelinya dari seorang pemasok. “Saya mendapat keuntungan Rp 100 ribu per boksnya. Saya jualnya di Sungai Tabuk atau di Tambak Anyar. Kalau jumlahnya relatif, biasanya lima atau tujuh bosk saja. Cuman ini saja kebetulan banyak," ujar Encoy.

Encoy mengaku, dia menjual Zenith ini dikarenakan tidak memiliki pekerjaan lain.

"Saya pernah tertangkap 2015 lalu. Kenapa menjual lagi? Karena saya tidak ada pekerjaan," ujarnya.

Sementara ibunda Encoy, sempat histeris saat mengetahui putranya kembali tertangkap polisi. Dia tak henti-hentinya menangis, karena Encoy kembali terancam mendekam di sel penjara.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Astambul, Iptu Mugiyono, mengatakan Encoy sudah menjadi target operasi pihaknya. “Encoy memiliki sebanyak 1.557 butir pil zenith siap edarkan," terang Kapolsek Astambul itu didampingi Kanit Reskrimnya, Bripka Asep Triana. (gha)

Baca Lebih Lengkap di Harian  Metro Banjar Edisi Rabu (31/5/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help