Selama Ramadan Konsumsi Elpiji Kalsel Diprediksi Menurun

Tidak seperti yang terjadi di Pulau Jawa, Selama Bulan Suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri, konsumsi gas elpiji di Kalsel diprediksi menurun.

Selama Ramadan Konsumsi Elpiji Kalsel Diprediksi Menurun
BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Selama Ramadan konsumsi elpiji di Kalsel diprediksi menurun 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak seperti yang terjadi di Pulau Jawa, Selama Bulan Suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri, konsumsi liquified petroleum gas (LPG) atau gas elpiji di Kalimantan Selatan  diprediksi justru akan menurun.

Hal ini diperkirakan terjadi karena menurunnya permintaan elpiji rumah tangga secara umum selama Bulan Ramadhan, disebabkan dengan berkurangnya intensitas kegiatan memasak di rumah tangga. Namun ternyata kegiatan mudik pedagang kaki lima asal luar pulau Kalimantan yang biasanya berjualan jajanan di sekolah-sekolah juga ikut berpengaruh.

Seperti di beberapa agen dan pangkalan gas elpiji di Banjarmasin yaitu Arjuna Wahana Putra Jalan Lambung Mangkurat dan Erlangga Gas di Jalan Pembangunan II Banjarmasin, kedua pengelola di tempat ini menyatakan hal senada.

“Biasanya selama bulan puasa justru berkurang, mungkin karena rumah tangga hanya masak dua kali sehari dan juga kebiasaan makan di luar bisa jadi penyebabnya,” kata Rudi pengelola di Agen elpiji Arjuna Wahana Putra.

Sales Executive elpiji wilayah Kalsel Aditya Agung Andrawina, membenarkan hal ini. Menurutnya secara umum di Kalimantan termasuk di Kalsel konsumsi elpiji selama Bulan Ramadan cenderung mengalami tren penurunan Selama Bulan Ramadhan.

“Menghadapi Ramadhan kita tentu akan pantau kebutuhan elpiji, jika memang muncul kebutuhan yang lebih kita akan tambah. Untuk sekarang kita fokus untuk jaringan suplai dan distribusinya. Jangan sampai terjadi kelangkaan seperti awal tahun 2017 yang memang disebabkan cuaca buruk di perairan Laut Jawa,” kata Aditya. (BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY)

Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help