Banjarmasin Post Edisi Cetak

Mendalami Ilmu Agama Lewat Pesantren Ramadan

Gadis muda Banua, Khairatun Hisan mengungkapkan, bulan suci Ramadan ini tentunya disambut gembira dan meriah oleh masyarakat muslim di mana pun berada

Mendalami Ilmu Agama Lewat Pesantren Ramadan

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai kegiatan keagamaan mewarnai bulan suci Ramadan. Tadarus, pesantren Ramadan, itikaf dan kajian-kajian ilmu keagamaan menghiasi masjid dan musala-musala. Bahkan sejumlah sekolah meliburkan siswanya agar bisa khusyu melaksanakan ibadah puasa tersebut.

Gadis muda Banua, Khairatun Hisan mengungkapkan, bulan suci Ramadan ini tentunya disambut gembira dan meriah oleh masyarakat muslim di mana pun berada.

"Rahmat dan keberkahan rahmat dan keberkahan sangat terasa di bulan suci ini dimana kegiatan-kegiatan yang besifat membangun karakter Islami kira lihat disemarakkan seperti tadarusan Alquran, majelis pengajian, diskusi islami, dan lain sebagainya," papar gadis yang sedang menempuh Program S3 di Universitas Trisakti jurusan Islamic Economic and Finance (IEF)

Ia menilai kegiatan positif seperti ini terangkum dalam pesantren Ramadan, di mana hampir setiap lembaga pendidikan dari tingkat SD hingga SMA menyarakankan setiap murid-murid untuk mengikuti kegiatan pesantren Ramadan ini.

Ia pun mengapresiasi kegiatan pesantren Ramadan ini dimana anak-anak muda diberikan fasilitas untuk lebih mengenal ajaran-ajaran Islam, fasilitas untuk membangun pribadi yang islami, dan fasilitas untuk mengisi moment Ramadan dengan penuh makna.

"Ketika selesai Ramadan mereka diharapkan telah mengantongi 'segudang' bekal keilmuan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya," papar gadis manis ini.

Ia pun menilai fasilitas yang ditawarkan pesantren ramadan dimana hanya diselenggaraan satu tahun sekali memiliki pesan moral yang tinggi, diantaraya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, menungkatkan kebersamaan, menciptakan lingkungan positif untuk pergaulan sahabat muda kita sehingga dapat menghindarkan masyarakat kita dari perbuatan yang kurang bermanfaat apalagi tercela.

"Harapanku bagi para peserta pesantren Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mendapatkan nilai yang bagus dari sekolah, namun ada pembelajaran yang dapat di petik dari pesantren ramadhan ini dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tutur gadis kelahiran 25 November 1988 ini. (dwi)

Baca di Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (1/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved