Komunitas

Meski Berpuasa, Komunitas Gowes Ini Tetap Berpetualang di Trek Menantang

kebanyakan mereka mencari rute yang banyak tidak dilalui motor bermesin seperti daerah tepi sawah, masuk ke kampung-kampung

Meski Berpuasa, Komunitas Gowes Ini Tetap Berpetualang di Trek Menantang
istimewa
Komunitas sepeda Bolangkom saat menjalani rute offroad. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sudah menjadi hal yang lumrah bagi para pegowes Banua, komunitas sepeda Bolangkom paling rajin menggelar gowes di kawasan offroad.

Pantas saja, julukan raja petualang offroad pun disematkan kepada komunitas ini.

Ternyata melahap rute offroad tidak hanya dilakukan komunitas yang dipimpin Hajah Barziah Abdullah Almahdi ini di hari biasa. Di Ramadan ini,mereka tetap menggelar petualangan ke daerah pedalaman.

Itu dilakukan saat pekan pertama bulan puasa, Minggu (28/5/2017) sore lalu dengan menjelajah rute di kawasan Sungaiandai, Semangat Dalam, Handil Bakti dan Kayu Tangi.

"Kalau ditotal jaraknya mencapai 30 kilometer saja," kata Barziah.

Bunda Kia sapaannya menjelaskan, meski dalam kondisi berpuasa hal itu bukan menjadi halangan untuk tetap mengayuh pedal.

Hanya, jadwal waktu gowes yang mengalami perubahan. Jika sebelumnya di hari biasa digelar setiap pagi, kini diganti ke sore dan malam.

"Kalau sore kami gowes offroad sementara malam gowes santai habis tarawih hanya untuk menjaga stamina," katanya.

Dalam berpetualang menjelajah rute offroad, kata Bunda Kia, kebanyakan mereka mencari rute yang banyak tidak dilalui motor bermesin seperti daerah tepi sawah, masuk ke kampung-kampung dan banyak pemandangan alamnya.

Bagaimana dengan ibadah puasa, Bunda Kia mengaku tetap jalan sebab jika dibayangkan pasti semua orang beranggapan gowes saat berpuasa badan akan cepat lelah.

"Tapi ternyata malah segar, lebih bersemangat, tidak loyo, bedanya cuma terasa agak haus dikit tapi karena sidah dekat waktu berbuka jadi tidak masalah," ucap dia.

Selain gowes rutin rencananya Bolangkom juga bakal menggelar kegiatan sosial gowes malam sambil membagikan nasi bungkus kepada yang berhak seperti para pemulung, tukang becak, gelandangan.

"Rencana ada 2 program bertajuk Bokangkom bersama berbagi untuk sesama dan Bolangkom menabung atau menebar nasi bungkus," jelas dia.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved