Kelas Inspirasi Banjarbaru Tak Pernah Lelah Sapa Anak Sekolah

Gusti Gina menuturkan KI merupakan sebuah gerakan untuk turut terlibat aktif dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan bangsa.

Kelas Inspirasi Banjarbaru Tak Pernah Lelah Sapa Anak Sekolah
istimewa
Gusti Gina Madinatul Munawarni

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak gampang menyandang predikat Galuh Banjar. Ada tugas berat yang diemban untuk turut mengembangkan kearifan lokal. Hal ini disadari betul oleh Gusti Gina Madinatul Munawarni sebagai Galuh Banjar Kota Banjarbaru 2015.

Meski selendang sebagai duta wisata dan budaya Kota Idaman telah ia lepas sejak dua tahun lalu, tapi Gusti Gina tetap rela mengabdi demi daerahnya. Itu ia lakukan secara ikhlas, tanpa pamrih karena bermuara dari niat hati.

Semua itu ia lakukan karena rasa pedulinya terhadap Banjarbaru. Itu sebabnya sejak menyandang predikat Galuh Banjar, ia langsung konsentrasi turut berperan memajukan sektor wisata, budaya, lingkungan, dan pendidikan.

Perempuan cantik ini pun membentuk Kelas Inspirasi Banjarbaru pada tahun 2006. "Pengabdian merupakan perbuatan yang sangat mulia, karena kita bisa memposisikan diri kita sebagai abdi. Itu penanda keluhuran budi pekerti," ucap Gina, Sabtu (03/06/2017).

Kelas Inspirasi (KI) adalah kelompok pegiat sosial pendidikan. Tugasnya membantu pemerintah memajukan pendidikan bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD). “Saya tak sendiri, KI saya bentuk bersama Maria Nadjida," ucap Gusti Gina.

Ia menuturkan, saat itu dirinya asyik ngobrol dengan Maria membahas dunia pendidikan dan eksistensi KI nasional. Kemudian tercetus gagasan membentuk KI di Banjarbaru dan merekrut lah sejumlah teman yang sama-sama punya kepedulian sosial yang tinggi.

Gusti Gina menuturkan KI merupakan sebuah gerakan untuk turut terlibat aktif dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan bangsa.

Guna menyukseskan gerakan ini, pihaknya mengajak berbagai pihak termasuk masyarakat umum untuk mengajar sehari di sekolah dasar. Tujuannya, berbagi cerita dan pengalaman kerja dan memberi motivasi pada murid untuk meraih cita-cita.

”Progran KI memang difokuskan untuk murid SD. Saat ini, kami sedang mendata sekolah yang akan jadi sasaran kegiatan berikutnya,” ucap mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ini.

Pelaksanaan KI sifatnya per daerah yakni di tiap kota atau kabupaten dan yang melaksanakan program kegiatan adalah orang yang tinggal di wilayah setempat. "Seperti kami yang tinggal di Banjarbaru, ya pastinya menggelar KI di Banjarbaru saja," kata dia.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi Minggu (04/06/2017).

(khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved