Berkah Ramadan

BUGAR : Saat Bersahur, Minta Anak Makan Buah Lebih Dahulu

Makanan utama, pilih bahan makanan yang indeks glikemiknya rendah, karena dapat meningkatkan kadar glukosa darah dalam waktu lama

BUGAR : Saat Bersahur, Minta Anak Makan Buah Lebih Dahulu
Banjarmasinpost.co.id/Salmah
Rissa Saputri

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anak yang berpuasa harus dalam kondisi sehat dan diutamakan status gizinya normal. Saat sahur sebaiknya awali makan buah favorit anak tapi jangan yang asam, tapi yang tinggi kadar air (semangka, pir, melon), boleh dijus atau dipuding.

Tujuannya, menurut Ahli Gizi RS Anshari Saleh, Rissa Saputri, untuk merangsang aktivasi enzim dan hormon lambung, sehingga ketika makanan utama masuk ke lambung akan lebih mudah dan cepat dicerna.

Makanan utama, pilih bahan makanan yang indeks glikemiknya rendah, karena dapat meningkatkan kadar glukosa darah dalam waktu lama namun tetap stabil, misal beras merah, daging, telur, dada ayam, brokoli, sereal.

Makan utama sebaiknya di akhir waktu sahur (sekitar 30 menit sebelum azan subuh). Menu sahur mengandung gizi seimbang, yaitu karbohidrat 60 persen, protein 15 persen, lemak 25 persen, vitamin dan mineral cukup tersusun dalam makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur.

Minum kurang lebih 2-3 gelas air saat sahur supaya tidak dehidrasi, bisa jg disiasati dengan tambahan susu untuk meningkatkan asupan protein dan nutrisi lengkap, tapi jangan susu coklat, karena kandungn gulanya lebih banyak sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi. Saat berbuka malah lebih bagus susu coklat.

Hindari minuman mengandung kafein dan gula tinggi (misal teh, kopi, coklat), karena bersifat diuretik, yaitu membuat anak sering buang air kecil, sehingga menyebabkan dehidrasi dan lemas di siang hari.

Saat buka sebaiknya biasakan dan ajarkan anak berbuka perlahan dan bertahap, yaitu makan selingan dulu, ini menghindari kram perut karena saluran cerna 'kaget' stelah 12 jam beristirahat.

Makan selingan pertama saat berbuka sebaiknya kurma karena sangat kaya gizi, teh, sirup hangat dan buah atau kue basah. Jangan langsung minum dingin, karena akan membuat kontraksi dinding lambung dan nyeri perut menusuk seperti penyakit maag.

Setelah shalat Maghrib, kemudian makan utama. Komposisi gizi makan utama (sahur dan berbuka) sama saja, tapi sebaiknya hindari makanan tinggi lemak agar tidak mengganggu saluran cerna.

Biasakan anak minum minimal 8 gelas yaitu 2 gelas saat berbuka, 1 gelas menjelang shalat Isya, 1 gelas selesai shalat tarawih, 1 gelas sebelum tidur malam, 3 gelas saat sahur.

Serta ajari anak tidur siang 2-3 jam untuk mengganti kurangnya waktu tidur pada malam hari dan meregenerasi sel, serta menyimpn tenaga agar anak tidak lemas.

Penulis: Salmah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved