Berita Martapura

Sudah Lima Bulan Aparatur Desa Ini Tidak Gajian, Apa Penyebabnya?

Pambakal Mandikapau Barat, Abdul Basith, cukup geram karena hingga kini desanya belum menerima kucuran dana ADD.

Sudah Lima Bulan Aparatur Desa Ini Tidak Gajian, Apa Penyebabnya?
Istimewa
dana desa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebanyak enam desa di Kabupaten Banjar yakni Jambu Raya, Babirik, Salat Makmur dan Haur Kuning, Jawa Laut dan Mandikapau Barat hingga saat ini ternyata belum menerima Alokasi Dana Desa (ADD).

Terlambanya pengucuran alokasi dana desa (ADD) yang didalamnya terdapat Dana Penghasilan Tetap (Siltap) dan operasional pemerintahan desa tentu saja membuat aparat desa selama lima bulan ini tidak menerima gaji.

Pambakal Mandikapau Barat, Abdul Basith, cukup geram karena hingga kini desanya belum menerima kucuran dana ADD. Padahal, ADD terdiri siltap dan operasional desa.

Akibatnya, dia dan aparat desa, hingga saat pun belum menerima siltap atau gaji.

"Jangankan triwulan II, triwulan I saja kami belum terima. Saya yang tidak nyaman dengan aparat desa. Mereka terus ditanya aparat desa," kata mantan anggota DPRD Banjar.

Kasie Belanja Tidak Langsung dan Pembiayaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banjar, Abdullah Fahtar yang dikonfirmasi meyakinkan pekan depan ADD untuk enam desa ini sudah bisa dikucurkan.

Saat ini dia sudah memproses pencairan pembayaran ADD untuk ke enam desa tersebut.

“Ini saya minta disposisi pencairan ADD untuk enam desa tersebut ke Bupati. Mudah-mudahan, senin sudah bisa dicairkan sehingga 277 desa sudah menerima ADD triwulan I,’katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help