Berita Kalteng

Penyebar Berita Hoax Tentang Aksi Begal di Kota Palangkaraya via Medsos Minta Maaf

Tim Cyber Troops Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalteng. Sempat memanggil AR (23) penyebar berita hoax tentang begal di Facebook.

Penyebar Berita Hoax Tentang Aksi Begal di Kota Palangkaraya via Medsos Minta Maaf
tribunkalteng.com/faturahman
Pelaku saat memberikan klarifikasi tentang berita hoax di media sosial.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran Kepolisian Polda Kalimantan Tengah, terus melakukan pengintaian akun media sosial yang menyebarkan berita hoax seputar aksi kejahatan begal di Palangkaraya.

Tim Cyber Troops Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalteng. Sempat memanggil AR (23) penyebar berita hoax tentang begal di Facebook.

Senin (5/6/2017) Bidhumas memanggil FI (20) untuk mempertanyakan terkait penyebaran berita hoax tersebut.Dia di panggil kepolisian terkait postingannya menyebarkan berita hoax di akun Facebook miliknya beberapa waktu lalu.

Dalam postingannya FI menulis bahwa ada begal di jalan Badak Kota Palangkaraya dengan korbannya seorang ibu-ibu.

Setelah Tim Cyber Troop melakukan konfirmasi dan interogasi akhirnya FI mengakui bahwa berita tersebut bohong.

Atas kejadian ini, FI menyesali perbuatannya dan membuat pernyataan di atas meterai yang di saksikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalteng AKBP H. Pambudi Rahayu dan orang tua FI.

"Saya menyatakan bahwa status dalam akun Facebook saya tentang begal tidak benar, saya juga bukan mahasiswa IAIN. Saya menyesal dan saya tidak akan mengulanginya lagi, saya akan menggunakan media sosial dengan bijak dan sopan," kata FI dalam surat pernyataannya di Mapolda Kalteng.

Kabid Humas mengimbau, agar penggunaan media sosial tidak menyebarkan berita bohong atau hoax yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dia meminta, warga bijak dalam menggunakan Medsos dan gunakan dengan hal-hal yang positif. Tim Cyber Troop Bidhumas setiap hari dan setiap saat melakukan cyber patrol (patroli dunia maya) guna mencegah berita-berita hoax tersebut. (*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved