10 Pemicu Pecahnya Hubungan Qatar dengan Negara Arab, Puncaknya Terkait Isu Iran

Kondisi tersebut mengikuti sikap Mesir dan Arab Saudi yang ingin mendominasi haluan politik di Timur Tengah.

10 Pemicu Pecahnya Hubungan Qatar dengan Negara Arab, Puncaknya Terkait Isu Iran
MOTOGP.COM
Sirkuit Internasional Losail di Qatar, setelah terguyur hujan, Sabtu (25/3/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Perpecahan antara Qatar dan negara Teluk memuncak pada isu Iran.

Namun, perselisihan di sana sesungguhnya telah lahir sejak beberapa dekade sebelumnya.

Kondisi tersebut mengikuti sikap Mesir dan Arab Saudi yang ingin mendominasi haluan politik di Timur Tengah.

Berikut ini adalah 10 hal yang mempengaruhi terjadinya krisis diplomatik yang kini melanda Qatar.

1. Berawal dari pidato Sang Emir

Perselisihan Qatar dengan negara-negara Teluk telah berlangsung sejak dua dekade silam.

Namun pidato Emir Tamim bin Hamad al-Thani pada Mei 2017 merupakan pemicu letupan terbesar.

Dia secara terang-terangan menyatakan dukungan terhadap Iran, Hamas, dan Ikhwanul Muslimin, serta menutup pintu rekonsiliasi antara lima negara minyak di Teluk Persia.

2. Kebohongan lewat media

Kantor berita Pemerintah Qatar, QNA, menerbitkan berita yang menyebut Doha menarik duta besar dari Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab setelah menemukan adanya konspirasi melawan Qatar.

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved