Kriminalitas Tanahlaut

Usai Salat Tarawih, Tiba-tiba Jemaah Ini Roboh, Ternyata Hal Mengejutkan Terjadi

Sebagaimana Asmaulhusna (28), diduga mengalami gangguan kejiwaan, terpaksa diamankan polisi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambanglihum, Banjarbaru.

Usai Salat Tarawih, Tiba-tiba Jemaah Ini Roboh, Ternyata Hal Mengejutkan Terjadi
dokumen
Metro Banjar edisi Kamis (8/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Peringatan bagi warga yang mempunya kerabat mengalami gangguan jiwa, agar ketat mengawasi, bahkan bila perlu dibawa ke rumah sakit jiwa. Karena, jika lalai akan berakibat fatal dan mengganggu warga sekitar.

Sebagaimana Asmaulhusna (28), diduga mengalami gangguan kejiwaan, terpaksa diamankan polisi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambanglihum, Banjarbaru.

Itu setelah warga Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut ini, melukai dua orang warga yang baru saja selesai beribadah salat Tarawih, Senin (5/6) sekitar pukul 21.30 Wita.

Informasi Kapolsek Panyipatan, Iptu Sidik kedua korban sudah dirawat inap di RSUD Hadji Boejasin di Pelaihari, karena mengalami luka robek akibat tebasan senjata tajam pelaku.

Sementara ini, pelaku diamankan di RSJ Sambanglihum karena sejak tujuh tahun lalu, dikurung keluarganya di rumah akibat mengalami gangguan kejiwaan. "Sudah ada keterangan dari keluarga pelaku, bahwa setidaknya dua tahun dirawat di RSJ Sambang Lihum," ujar Sidik, dikonfirmasi, Selasa (6/6).

Dari informasi warga, peristiwa yang memakan korban dua orang jemaah tarawih terjadi ketika pelaku berada di tengah jalan provinsi membawa senjata tajam jenis golok. Pelaku mencegat sejumlah warga yang melintas.

Selengkapnya baca harian Metro Banjar, Kamis (8/6/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id/metro

Metro Banjar edisi Kamis (8/6/2017)
Metro Banjar edisi Kamis (8/6/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help