Berita Banjarmasin

Murid Peraih Nilai Tertinggi UN SD se-Kota Banjarmasin Ingin Ikuti Jejak sang Ayah

Nilai Ujian (UN) 2017 Sekolah dasar (SD), diumumkan serentak senin (12/6) pagi, termasuk di Banjarmasin.

Murid Peraih Nilai Tertinggi UN SD se-Kota Banjarmasin Ingin Ikuti Jejak sang Ayah
Halaman 13 Harian Banjarmasin Post Edisi Selasa (13/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nilai Ujian (UN) 2017 Sekolah dasar (SD), diumumkan serentak senin (12/6) pagi, termasuk di Banjarmasin. Namun, pada tahun ini, peringkat tiga besar hasil UN tertinggi se- Kota Banjarmasin diraih murid SD swasta. Bahkan satu dari tiga siswa itu, menduduki peringkat sembilan tertinggi se-Kalsel.

Ia adalah, Zainab. Murid SD IT Ukhuwah Banjarmasin ini mendapat reward berupa uang pendidikan sebesar Rp 2,5 juta dari pihak sekolah karena sebagai peringkat pertama hasil UN tertinggi se-Kota Banjarmasin.

Dari tiga mata ujian, Zainab memperoleh nilai 291,5 . Bahkan, Zainab memperoleh nilai sempurna atau 100 untuk mata ujian IPA. Zainab mengaku kaget dan tak menyangka bisa menyabet peringkat pertama hasil UN SD Tertinggi se Banjarmasin dan peringkat sembilan Provinsi hasil UN SD se Kalimantan selatan. "Kaget juga, karena tidak menyangka," kata puteri Ustad KH M Ghazali Mukeri Lc yang merupakan Pengasuh Ponpes Manbaul Ulum.

Lebih lanjut dia mengatakan, anak terakhir dari empat bersaudara tersebut mengaku bisa jadi terbaik UN se Kota Banjarmasin itu, karena dibatasi main HP oleh orangtua. Dia bercita-cita melanjutkan seperti orangtuanya mengasuh pondok pesantren. Rencananya mau melanjutkan ke SMP di Jawa timur, Ponpes Mugaddasah, di Ponorogo.

"Saya ingin mengamalkan terus ilmu yang didapat di SD untuk sekolah lagi ke Ponpes tahfiz di Ponorogo," kata Zainab.

Tak hanya Zainab, untuk pria hasil UN tertinggi dan menduduki peringkat dua se Banjarmasin yakni Fajrizki Rahmandiar Muhammad. "Saya juga akan melanjutkan ke Jawa karena ikut orangtua," kata anak Kapolres Gunung Kidul itu.

Sementara itu, terbaik ke lima yang juga sekolah di SDIT Ukhuwah, Nur Syahla Savitri juga mendapat hadiah dari sekolah karena nilainya juga terbaik, IPAnya dapat nilai 100. Karena keinginan dia mau melanjutkan ke SMPIT maka anak Subhan Syarif tersebut diberikan kebebasan biaya masuk ke SMPIT Rp 12.500.000.

Kepala SD IT Ukhuwah Banjarmasin mengaku, kedua siswanya ini memang memiliki prestasi di bidang akademik sejak kelas satu sekolah dasar, tahun ini merupakan tahun pertama SD ini yang siswanya masuk peringkat tiga Besar se Banjarmasin.

"Dari kelas satu memang mereka yang diberi penghargaan itu sudah berpreatasi, di try out pun mereka raih nilai tertingii," kata dia.

Dia menjelaskan sejak awal berdiri SD IT Ukhuwah menerapkan full day school, sehingga peserta didiknya berkarakter dan terbentuk. "Iya mungkin karena ful day itu, jadi salah satu faktor pendukung," kata dia.

Adapun Ibnu Sina, berharap para murid di Banjarmasin ini nilai rata ratanya dari tahun ke tahun meningkat. "Kebetulan anak saya di Ukhuwah dan nilainya juga bagus. jadi saya sangat bersyukur dengan adanya sekolah swasta di banjarmasin ini. Rupanya bisa bersaing dan membantu pemerintah," kata Ibnu Sina. (lis)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help