Berita Banjarbaru

Seminar forum merajut Nusantara dengan ekosistem TIK Se Kalsel

Rasa bangga itu dia sampaikan pada sebuah kesempatan Seminar forum merajut Nusantara dengan ekosistem TIK Se Provinsi Kalsel

Seminar forum merajut Nusantara dengan ekosistem TIK Se Kalsel
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Seminar forum merajut Nusantara dengan ekosistem TIK Se Provinsi Kalsel di Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tokoh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel Prof H Mulyadi Yusuf begitu terharu. Dia bahagia melihat semangat PMII sekarang ini, apalagi menyimak acara yang menurutnya tema yang diangkat sungguh menarik.

"Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bukan suatu hal yang harus dihindari, jadikan berkah dan syukur nikmat kemajuan zaman ini," ucap Prof Mulyadi.

Rasa bangga itu dia sampaikan pada sebuah kesempatan Seminar forum merajut Nusantara dengan ekosistem TIK Se Provinsi Kalsel

Dengan tema TIK sebagai perawat NKRI di tengah ancaman perpecahan dan disintegrasi bangsa, Selasa (13/6) di Ballroom Grand Dafam Q Syariah Banjarbaru.

Turut hadir Direktur penyediaan infrastruktur Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Dhia anugrah febriansi.

Anggota Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha menegaskan saat ini dihadapkan pada masalah keutuhan NKRI, ada potensi disintegrasi bangsa yang tanpa disadari. Dia berpesan pahami Islam secara utuh jangan setengah-setengah.

"Harus Arif dalam memahami persoalan dan menyikapi perkembangan TIK. PMII jadi penyaring, di antaranya dari penyebaran kebencian atau informasi yang salah," katanya.

Ketua koordinator cabang (PKC) PMII kalsel M Ramli Jauhari mengatakan acara dihadiri Ketua badan otonom
NU, muslimat, GP Ansor , Fatayat, PMII, IPNU, IPPNU, se Kalsel. Kegiatan digelar PMII kalsel dengan BP3TI dan DPR RI. (*)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved