Jatim Andalkan Bahan Baku Ikan dari Kalsel untuk Ekspor

Jatim punya 200 unit pengolahan ikan, 30 persen ekspor Indonesia itu dari Jatim, tapi bahan baku produk perikanan dibantu Kalsel.

Jatim Andalkan Bahan Baku Ikan dari Kalsel untuk Ekspor
Istimewa
Pengolahan ikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPMKHP) Kelas II Banjarmasin sambut kedatangan rombongan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.

Misi kegiatan untuk monitoring Traceability mutu bahan baku udang, ikan dan rajungan. Kepala Seksi Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Saadah Mukadar kepada BPost Online, Kamis (25/6/2017) mengatakan ikan, udang dan rajungan dari Kalsel juga masuk ke Jatim.

Mereka sudah kunjungi tiga lokasi supplier di Pelaihari yang biasa kirim ke Jatim. "Rata-rata disini sudah ber sertifikat kelayakan pengolahan (SKP) , dan punya hazat analisis critival control poin (haccp) terpenuhi. Kiriman Kalsel memenuhi jaminan keamanan pangan," kata Saadah.

Dia mengatakan, hasil dari Kalsel lebih fresh, termasuk tenggiri dan kakap. Jatim punya 200 unit pengolahan ikan, 30 persen ekspor Indonesia itu dari Jatim, tapi bahan baku produk perikanan dibantu Kalsel.

Di Kalsel saja cuma punya sembilan unit pengolahan ikan dan yang aktif cuma tujuh di antaranya di Banjarmasin, Kotabaru dan Tanahlaut.

"Kami harap di Jatim, hasil kunjungan ini bisa melahirkan peraturan gubernur untuk kita memantau semua produk yang masuk Jatim, karena harus bermutu dan aman dikonsumsi," katanya.

Kepala Balai KIPM Kelas II Banjarmasin, Hasim mengimbau, pengawasan tentu intens dilakukan, mengingat Kalsel Punya bahan baku berkualitas dan berlimpah, seperti udang, ikan, rajungan, kepiting.

"Diimbau kepada para nelayan dan unit pengolahan ikan menjaga kelestarian," tegasnya.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help