Sosial Media

Sudah Janda Tak Punya Kaki Lagi! Ifa Tetap Semangat Hidupi Anak dengan Berjualan Koran

Ifa Cinta Wulandari, seorang ibu yang bekerja dan berjuang di tengah kota Malang, Ia terlahir dengan kondisi fisik tanpa dua kaki

Sudah Janda Tak Punya Kaki Lagi! Ifa Tetap Semangat Hidupi Anak dengan Berjualan Koran
warta kota/kitabisa.com
Maifa Cinta Wulandari, penjaja koran yang gak punya kaki 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALANG - Ini adalah kisah nyata yang keberadaanya ada di sekitar kita, merupakan pelajaran berharga, bagaimana kita bertahan hidup dengan bekerja keras tanpa pantang menyerah

Kepulan asap serta lalu lalangnya kendaraan bermotor tak menyurutkan semangat ifa, sapaan akrab Maifa Cinta Wulandari (30) dalam menjajakan dagangan koran yang ditaruh diatas kepalanya untuk mendapatkan rupiah demi menyambung hidupnya di Kota Malang.

Ifa Cinta Wulandari, seorang ibu yang bekerja dan berjuang di tengah kota Malang, Ia terlahir dengan kondisi fisik (maaf) tanpa dua kaki, serta tangan kirinya tanpa telapak.

Ia tetap berjuang hidup dengan bekerja keras jualan koran saban harinya di pertigaan Jalan Letjend sutoyo depan Hotel Savana kota Malang.

Dia tidak menyerah meskipun jualanya hanya dengan bantuan kedua tangannya.

Ketika lampu merah menyala, perempuan yang memiliki seorang anak yang sudah berusia 12 tahun tersebut, teriak-teriak menawarkan daganganya kepada setiap pengendara yang lewat. “Koraan,...Koran,...Koran,..” Teriaknya.

Seperti dikutip Wartakotalive dari laman Kitabisa, Ifa memang pernah menikah di usia 16 tahun, namun usia pernikahannya hanya berumur kurang dari 2 tahun, semenjak ia melahirkan secara Caesar dan usia anaknya baru berumur 7 bulan.

Lalu suaminya tiba-tiba datang memberikan akta cerai kepadanya , praktis biduk rumah tangga yang diharapkan penuh kebahagiaan justru hancur karena ditinggal pergi suaminya.

Kondisi Ifa, yang hidup sendirian karena ditinggal suaminya harus menafkahi buah hatinya. Sampai dengan saat ini, anaknya sudah berusia 12 tahun dan sudah duduk di meja kelas 5 SD di Purwodadi Pasuruan.

Perempuan kelahiran Purwodadi Pasuruan tersebut, di Malang sejak 2006 saat ini kos di alan Kemirahan , Blimbing Kota Malang, berangkat kerja pada pukul 04.30 dengan naik becak langganannya menuju agen koran di jalan Ciliwung untuk kulakan koran sebanyak 30 sampai dengan 40 eksemplar.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved