Waspadai Kredit Macet, Perbankan di Kalsel Diminta Lebih Selektif

Terkait dengan tren kenaikan kredit macet ini, Hary pun menyarankan perbankan untuk tetap selektif dan cermat dalam penyaluran kredit.

Waspadai Kredit Macet, Perbankan di Kalsel Diminta Lebih Selektif
banjarmasin post group
Kepala KPw BI Kalsel Harymurthy Gunawan (ketiga dari kiri) berfoto bersama anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Ikhwanul Muslimin, Kota Banjarbaru, Kamis (15/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet perbankan di Kalimantan Selatan saat ini tergolong patut diwaspadai. Sebab, dari angka maksimal 5 persen, NPL di Kalsel saat ini sudah tercatat di angka 4 persen.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Harymurthy Gunawan, dari sisi makro perbankan di Kalsel memang relatif cukup stabil. Tapi dilihat dari fenomena nasional yang patut diwaspadai adalah NPL yang cenderung naik.

“Di Kalsel masih 4 persen, tapi angka maksimal yang ditetapkan 5 persen. Jadi sudah alert,” kata Hary di sela Peringatan Nuzulul Quran dan buka bersama anak panti asuhan yang digelar Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalsel, Kamis (15/6/2017).

Terkait dengan tren kenaikan kredit macet ini, Hary pun menyarankan perbankan untuk tetap selektif dan cermat dalam penyaluran kredit. Sektor-sektor yang berisiko tinggi, tentu harus mendapatkan perhatian lebih. “Tentu penyaluran kredit harus sejak awal berhati-hati. Sebab NPL terjadi karena repayment yang terhambat,” jelasnya.

Meskipun harus berhati-hati dalam penyaluran kredit, diakui Hary, target pertumbuhan kredit di Kalsel cukup tinggi 11 persen - 12 persen. Jadi penyaluran kredit tetap harus digenjot, namun prinsip kehati-hatian tetap diutamakan.
Kemarin, BMPD Kalsel menggelar peringatan Nuzulul Quran dan buka bersama anak panti asuhan. Acara digelar di lantai 6 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan itu BMPD Kalsel memberikan santunan total Rp 25 juta kepada 40 anak dari Panti Asuhan Ikhwanul Muslimin, Kota Banjarbaru. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Harymurthy Gunawan yang juga menjabat Ketua Umum BMPD Kalsel.

Hary mengatakan kegiatan buka bersama dan peringatan Nuzulul Quran ini sebagai bentuk silaturahmi serta kebersamaan keluarga besar perbankan di Kalsel. “Tujuannya selain sebagai bagian ibadah, juga silaturahmi. Bukan hanya pas salat magrib, buka puasa bersama dan tarawih, tapi juga berbagi dengan saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” ucapnya.

Dijelaskan Hary, BMPD adalah sebuah wadah untuk membangun koordinasi, kerja sama dan musyawarah di kalangan perbankan umum yang ada di setiap provinsi. Bentuk kerja sama yang dilakukan misalnya yang baru-baru ini dengan membuat kas keliling bersama. “Kami ajak bank-bank untuk sukseskan kas keliling bersama ini,” sebutnya.

Acara dihadiri puluhan perwakilan perbankan umum dan syariah di Kalsel, antara lain Pemimpin Wilayah BRI Banjarmasin Fidri Arnaldy, Pemimpin Bank Kalsel Syariah Cabang Banjarmasin, A Fatrya Putra, dan lainnya. (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help