Kriminalitas Banjarbaru

Ancam Teman Pakai Pisau Dapur, Rencana Hadi Pulang Kampung ke Ogan Komering Ilir Gagal

Rencana Hadi (41) mudik ke Sumatera Selatan gagal total. Ini karena ulahnya sendiri mengancam Radiun (74) pakai pisau dapur, Kamis (15/6/2017) pagi.

Ancam Teman Pakai Pisau Dapur, Rencana Hadi Pulang Kampung ke Ogan Komering Ilir Gagal
Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Sabtu (17/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARBARU - Rencana Hadi (41) mudik ke Sumatera Selatan gagal total. Ini karena ulahnya sendiri mengancam Radiun (74) pakai pisau dapur, Kamis (15/6/2017) pagi. Pisau itu ditodongkan Hadi tetap di wajag Radiun.

Informasi didapat, Kamis pagi Hadi berkunjung ke rumah Radiun, di Jalan Sukarelawan Gang Toba Loktabat Utara, Banjarbaru Utara. Tujuannya adalah meminta uang mudik kepada Radiun. Namun permintaan Hadi itu tidak dipenuhi oleh Radiun.

Penolakan itu membuat Hadi, warga Desa Penyandingan RT5 Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir, marah. Karena dia tahu Radiun punya ATM, yang soldanya sekitar Rp 50 juta.

Dengan penuh emosi, Hadi mendorong Radiun. Dorongan itu membuat Radiun, pensiunan PNS, terjatuh dengan posisi telentang. Kemudian Hadi menindih Radiun, sementara tangan kanannya memegang pisau dapur.

Oleh Hadi, pisau dapur itu ditodongkan ke wajah Radiun. Secara bersamaan tangan kiri Hadi menarik kerah baju Radiun. Tak cukup sampai di situ, kerah baju itu disumpelkan Hadi ke mulut Radiun. Radiun pun tak berdaya dan tidak bisa berteriak.

Dalam kondisi terjepit, Radiun berusaha menjatuhkan pisau yang ada di tangan kanan Hadi. Usaha itu berhasil. Kemudian, Radiun menggigit salah satu jari tangan kiri Hadi. Gigitan itu membuat Hadi kesakitan.

Saat itulah Radiun bisa melepaskan diri dari tindihan Hadi. Radiun langsung berteriak. Teriakan itu didengar tetangga Radiun. Mereka berdatangan ke rumah Radiun. Setelah melihat apa yang terjadi, seorang warga melaporkan kejadian penganiayaan itu ke polisi.

"Keduanya berkawan. Pelaku minta uang untuk pulang kampung ke Ogan Komering Ilir,” kata Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasatreskrim Polres Banjarbaru AKP Mars Suryo Kartiko, Jumat (16/6).

Karena tidak diberi, kata Mars, pelaku mengancam korban dengan cara menodongkan pisau ke arah korban.

“Kemudian pelaku meminta kartu ATM milik korban, yang diketahui oleh pelaku saldo sebanyak Rp 50 juta,” ujarnya. (kur)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Sabtu (17/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved