Banjarmasin Post Edisi Cetak

KUMPULAN PUISI: Dahaga

Rindu Ibu Lewat usiamu yang terpahat di suluk jantungku Doa-doa membiak membatu, gegar ke laut juga Lewat kabut wajahku yang menyulut hikayat gelap G

KUMPULAN PUISI: Dahaga
BPost cetak 

Karya: Wardi

Rindu Ibu

Lewat usiamu yang terpahat di suluk jantungku
Doa-doa membiak membatu, gegar ke laut juga
Lewat kabut wajahku yang menyulut hikayat gelap
Geletak rindu padamu, bagai sepotong bulan

Ibu, kusebut kembali namamu
Dalam deret jutaan kilometer rumah kita berjarak

Di halaman, kau pagar segala risau
Yang runcing serupa bambu kuning

Lewat patahan cermin, wajahmu
menjelma cicak-cicak di dinding
Yang segera kususur
ke setiap sudut kamar bening

Dalam tajam puisiku
ternyata kau belum juga kota ini
Di matamu, di kepalaku mencipta tugu

Tiba di Tamidung

Setibanya aku di Tamidung
lembah dan beberapa sumur, kering
bukit dan sawah menyusun wasiatnya
kepada bangunan yang berdatangan
serupa kawanan burung gereja

Setibanya aku di Tamidung
gurun serta padang, hilang
dalam taut mataku yang berlinang
juga, kaki kembala di mana menginjak duri lalang
telah turut hilang

Halaman
12
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved