Ekonomi dan Bisnis

Cocok untuk Tempat Bukber

Pemilik Herbal Chicken, Andrian mengatakan, walau pengunjung mengalami kenaikan, mereka tidak menaikan harga.

Cocok untuk Tempat Bukber
Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Cetak Senin (19/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - RUMAH makan Herbal Chicken di Jalan Karang Anyar Banjarbaru, dan di Landasan Ulin, Jalan A Yani kilometer 23,8 Banjarbaru menjadi pilihan yang tepat untuk berbuka bersama (bukber). Apalagi selama Ramadan, gratis takjil dan diskon 10 persen.

Menjadi favorit pengunjung di Herbal Chicken selama bulan puasa ini adalah ayam geprek dan nasi goreng.

Pemilik Herbal Chicken, Andrian mengatakan, walau pengunjung mengalami kenaikan, mereka tidak menaikan harga. Bahkan selain gratis takjil, juga menggratiskan es buah dan kue.

Ayam menjadi salah satu makanan favorit di Banjarmasin, tentunya makanan yang dikonsumsi harus higines dan bergizi. Herbal Chicken menawarkan ayam organik yang bebas kimia.

Herbal Chicken membuka kesempatan kerjasama kemitraan. Bagi yang berminat dipersilakan menghubungi nomor handphone, 08175001222.

Dijelaskan Adrian, Herbal Chicken adalah brand restoran ayam waralaba. Ayam organik diternak dengan pola alami, mulai dari pakan, antibiotik dan pemeliharaan tanpa sentuhan bahan kimiawi.

Sesuai brand maka yang dijual adalah ayam organik yang diolah dalam beberapa menu. Disebutkannya seperti fried chicken, burger, ayam crispy lada hitam dan ayam asam manis, ayam penyet, juga ayam bakar dan lainnya.

Pria yang juga pemegang master waralaba Herbal Chicken wilayah Kalimantan ini menjelaskan, dari segi karakteristik, ayam organik berbeda dengan ayam marinasi biasa atau ayam ras. "Jika ayam marinasi kadar lemaknya tinggi, sedangkan ayam organik nyaris tidak berlemak. Kalaupun ada lemak, sangat sedikit dengan serat dagingnya lebih tebal,” katanya.

Dia menjelaskan, peternakan ayam organik, semua serba organik, pakan tidak mengandung bahan kimiawi, antibiotiknya juga berupa jamu herbal.

Rasa ayam organik lebih enak dan tentu saja lebih sehat karena tanpa kimiawi. Soal rasa ini bisa diadu dengan tempat lain.

Dagingnya cenderung lebih kering dan mengolah masakannya juga tanpa MSG. Tidak hanya fried chicken, tapi ayam bakar, ayam lada hitam juga tanpa MSG. Untuk membuat masakan lebih enak tambahan selain bumbu racikan alami ditambahkan garam dan gula.

Sementara segmentasi pangsa pasar Herbal Chicken lebih kepada anak-anak. Harganya pun sangat terjangkau. “Anak-anak suka fried chicken, sedangkan bagi orang dewasa, umumnya menu favorit di sini adalah ayam lada hitam,” tambah Andrian. (has)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Senin (19/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved