BanjarmasinPost/

Mudik Lebaran

Kalau Ada Tanda Janur Kuning, Pemudik Motor Ini Dianggap Beresiko!

Pemudik bersepeda motor yang dianggap beresiko akan ditandai dengan janur kuning.

Kalau Ada Tanda Janur Kuning, Pemudik Motor Ini Dianggap Beresiko!
tribun jogja
Pemudik naik sepeda motor. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Cara unik akan dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kulonprogo untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2017 ini.

Pemudik bersepeda motor yang dianggap beresiko akan ditandai dengan janur kuning.

Ini merupakan bagian dari aksi simpatik di seluruh jajaran Direktorat Lalulintas Polda DIY dalam Operasi Ramadnia 2017.

Nantinya, setiap pelanggar lalulintas yang beresiko membahayakan pengendara lainnya akan diberhentikan di cek poin dan pos lainnya.

Di antaranya, pengendara motor dengan jumlah penumpang lebih dari dua, muatan barang berlebih, dan lainnya.

Setelah dilakukan penindakan, petugas akan menyematkan tanda janur kuning di kendaraan tersebut di bagian depan dan belakang sebagai tanda bahwa pengendara tersebut beresiko mengakibatkan kecelakaan.

“Janur kuning juga akan jadi bahan perhatian bagi pengendara lain dan pengendara itu sendiri untuk menyadari pentingnya keselamatan berkendara,” kata Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP MAryanto, Minggu (18/6/2017).

Janur kuning disebutnya merupakan simbol keselamatan bersama dalam budaya Jawa.

Aksi simpatik janur kuning keselamatan tersebut efektif diberlakukan selama Operasi Ketupat Progo/Radmania 2017 mulai 19 Juni - 14 Juli 2017 mendatang.

Pemasnagan janur keselamatan nantinya akan difokuskan di titik pemberhentian atau cek poin perbatasan Temon di Congot dan seluruh Pos PAM di wilayah DIY.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help