BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Samai Sepak Takraw, Pengprov Sumpit Akan Ganti Singkatan

Seperti diketahui, PSTI merupakan singkatan yang dimiliki Persatuan Sepak Takraw Indonesia sejak 2006 silam.

Samai Sepak Takraw, Pengprov Sumpit Akan Ganti Singkatan
banjarmasinpost.co.id/hanani
Dandim 1002 Barabai (ketiga dari kiri) bersama atlet sumpit peserta lomba. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Singkatan PSTI yang digunakan oleh Persatuan Sumpit Tradisional Indonesia, dalam waktu dekat akan diganti menjadi akronim Persumi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sumpit Indonesia Kalimantan Selatan (Kalsel), Galoeh Chairunnisa. Wanita yang kerap disapa Nisa ini akan mengajukan pergantian singkatan kepada pengurus pusat.

Seperti diketahui, PSTI merupakan singkatan yang dimiliki Persatuan Sepak Takraw Indonesia sejak 2006 silam.

Sebelum menggunakan nama PSTI, sepak takraw dulunya bernama Persatuan Sepak raga Seluruh Indonesia (Perserasi). Seiring berjalan waktu, lalu diubah menjadi Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia yang diakronimkan menjadi Persetasi.

Sebagai yang lebih dulu menggunakan singkatan itu, Ketua Umum Pengurus Sepak Takraw Indonesia, Puar Junaidi sedikit keberatan akan hal itu, dan berencana melayangkan protes kepada pengurus sumpit.

"PSTI sudah paten digunakan Sepak Takraw serta telah diakui di bawah anggota Kontingen Nasional Olahraga Nasional (KONI) provinsi maupun pusat," ujar pria yang akrab disapa Puar ini.

Namun, sebelum protes dilakukan. Nisa selaku ketum sumpit Kalsel terlebih dulu menyatakan permohonan maaf dan berjanji akan segera mengganti singkatan PSTI menjadi akronim Persumi.

"Kami segenap pengurus sumpit menyatakan permintaan maaf kepada Bapak Puar Junaidi beserta pengurus Sepak Takraw Kalsel atas singkatan yang sama dalam beberapa hari ini," ujarnya.

Padahal ditambahkan Nisa, sempat menjabat sebagai bendahara PSTI Kalsel selama dua periode di bawah kepemimpinan Mochammad Welny.

"Bahkan saya juga ikut serta pada Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta bersama Zainal Abidin. Pada Munas itu beragendakan mengganti nama Persetasi menjadi PSTI," imbuhnya.

Lantas setelah beberapa tahun tidak lagi sebagai pengurus PSTI, diakuinya dirinya lupa dengan singkatan tersebut. Dia pun mengharapkan dapat segera mematenkan nama Persumi untuk kepengurusan sumpit. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help