Mudik Lebaran

Jalur Laut dan Udara di Kalsel Stabil

“Untuk di Pelabuhan Trisakti masih kategori stabil, termasuk yang di udara,” kata Rusdiansyah, Kepala Dishub Kalsel.

Jalur Laut dan Udara di Kalsel Stabil
banjarmasinpost.co.id/dok
Penumpang kapal bersepeda motor siap berangkat menggunakan kapal Roro di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - SEJAK pekan lalu, pemudik ke luar Kalsel melalui Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin berangkat. Meskipun terlihat peningkatan jumlah penumpang kapal, tidak ada masalah krusil yang terjadi dalam transportasi laut.

“Untuk di Pelabuhan Trisakti masih kategori stabil, termasuk yang di udara,” kata Rusdiansyah, Kepala Dishub Kalsel.

Pemudik yang mengunakan jalur laut kebanyakan adalah karyawan perusahaan, mudik ke Pulau Jawa secara berjamaah. Satu di antaranya Suliansyah, dari perusahaan sawit PT ATA di Tabalong. Dia pulang H-2 untuk mudik ke kampung halamannya.

“Sekitar 10 orang. Kalau pakai udara sudah habis tiket. Kami ingin lebaran di kampung halaman,” ujarnya.

Lain lagi dengan Wawan, pekerja bangunan asal Tuban, mengaku berangkat ke pelabuhan tanpa memegang tiket keberangkatan. “Nekat saja, soalnya pekerjaan sudah selesai. Sambil cari tiket di sini (pelabuhan),” terangnya.

Dia tak takut kehabisan tiket dan tak bisa mudik Lebaran. Pasalnya, informasi yang didapatnya dari rekan se kampung halaman, masih ada tiket yang dijual pengusaha angkutan laut. “Tadi sudah tanya sana sini. Namun, harganya lumayan tinggi,” ucapnya.

Emperan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat musim mudik Lebaran memang terlihat berbeda dibandingkan hari biasa. Para pemudik yang menggunakan kapal laut menjadikan emperan untuk beristirahat sembari menunggu keberangkatan.

Ada yang sambil bermain catur, adapula yang sambil tiduran. Pelabuhan menyediakan televisi ukuran besar di selasar. Berdasar data yang dimiliki Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin, hingga H-6 Lebaran Idul Fitri, jumlah penumpang yang menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mencapai 5.675 orang.

Jika dibanding tahun lalu, jumlah pemudik yang menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada H-6 mencapai 5.361. M Takwin, Kepala KSOP Banjarmasin, memprediksi, penumpang akan terus melonjak hingga H-3 Lebaran Idul Fitri. “Hari ini saja (kemarin) akan berangkat lagi sekitar 1.500 penumpang menuju ke Surabaya,” terang dia.

Diseburkan dia, kapasitas kapal yang ada saat ini masih sebanding dengan jumlah penumpang. Sehingga tak ada masalah tak terangkutnya penumpang. Bahkan, pada H-8 lalu sekitar 1.200 penumpang terangkut semua.

“Ke depan kami lagi mengantisipasi lonjakan pada H-3 dengan berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar ditambah kapal,” cetusnya.

Sementara, gelombang laut saat ini disebutkan Takwin, sesuai dari BMKG masih aman untuk berlayar. Yakni ketinggian gelombang berkisar 2 meter. “Batas normal untuk pelayaran kapal ke Pulau Jawa maksimal 3 meter. Saat ini sangat aman kapal berlayar,” tandasnya.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post, Sabtu (24/6/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi Sabtu (24/6/2017)
BPost edisi Sabtu (24/6/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved