Kriminalitas Tanahbumbu

Masalah Petasan dan Saling Ejek Berujung Tawuran, Satu Tewas, Tiga Remaja Terkena Tusukan

Tiba-tiba sekelompok remaja belasan tahun terlibat tawuran massal di depan toko buku 99 Desa Sejahtera, Kecamatan Kampungbaru, Tanahbumbu.

Masalah Petasan dan Saling Ejek Berujung Tawuran, Satu Tewas, Tiga Remaja Terkena Tusukan
Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Kamis (29/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kegembiraan warga Desa Sejahtera, Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Tanahbumbu menonton iringan mobil hias festival gema takbir, Sabtu (24/6) sekitar pukul 23.30 Wita, dinodai aksi perkelahian.

Tiba-tiba sekelompok remaja belasan tahun terlibat tawuran massal di depan toko buku 99 Desa Sejahtera, Kecamatan Kampungbaru, Tanahbumbu.

Informasi dihimpun, aksi tawuran itu memakan korban satu orang warga tewas. Korban Muhammad Ikbal tak tertolong karena kehabisan darah, setelah terkena tusukan benda tajam di perutnya.

Temannya Amirullah juga mengalami hal yang sama kena tusuk di perut, dan terpaksa dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin, dua korban lainnya, Firmansyah dan Rendi hanya menjalani rawat jalan. Kedua perut korban ini juga tergores benda tajam.

Beruntung, kerja cepat polisi melakukan identifikasi para pelaku dan berhasil mengamankan tiga orang remaja berusia belasan tahun dan satu pelaku dewasa bernama Wahyu Nugroho.

Kini, polisi sudah menetapkan status tersangka pengeroyokan terhadap keempat terduga pelaku serta dua korban yang selamat dalam tawuran itu di Mapolsek Simpangempat.

Kepala Unit Reskrim Polsek Simpangempat, Ipda Wahyu Hidayat dikonfirmasi, Senin (26/6) mengaku sedang meminta keterangan para terduga pelaku dan dua korban.

Wahyu menyebutkan motif perkelahian itu hanya masalah petasan dan saling ejek antara korban Muhammad Ikbal dengan Wahyu Nugroho. "Keterangan sementara awalnya masalah petasan dan saling ejek. Korban Muhammad Akbar tak terima diejek pelaku. Pelaku memanggil tiga temannya, Rmd, Wah dan MA.

Malam itu rekan korban bermaksud mendamaikan. Tapi cekcok tepat terjadi hingga korban dikeroyok. Korban berbadan besar mampu mengimbangi. "Rmd yang diduga mengeluarkan senjata tajam dari jenis paku yang ditusuk ke perut Muhammad Ikbal, Amirullah, Firmansyah dan Rendi saat sudah kewalahan melawan," katanya. (tar)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Kamis (29/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help