NEWSVIDEO

Peziarah Merasa Gerah Semakin Banyaknya Pengemis di Sekitar Makam Datu Kalampayan

Pengemis yang kebanyakan anak-anak ini terlihat cenderung memaksa peziarah untuk memberikan uang kepada mereka.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -Kehadiran puluhan pengemis membuat para peziarah yang tengah berziarah ke makam Sjech Muhammad Arsyad Al Banjari terlihat begitu terganggu.

Pengemis yang kebanyakan anak-anak ini terlihat cenderung memaksa peziarah untuk memberikan uang kepada mereka.

Mereka tidak sekedar duduk menengadahkan tangan tetapi mengikuti penziarah hingga ke mobil. Bahkan, mereka rela berlari mengiringi mobil peziarah saat pulang.

"Cil sadaqohnya cil," ujar beberapa pengemis anak-anak berlari mengiringi sebuah mobil peziarah.

Seorang penziarah wanita tampak kewalahan saat di kerumuni oleh sejumlah pengemis anak-anak yang terus mendekatinya.

"Iya, tapi jangan berabutlah," ujar wanita tersebut hendak mengeluarkan uang. Namun, tangannya terhenti keluar dari tasnya saat anak-anak dan beberapa ibu-ibu sudah berdesakan.

Wanita yang tidak diketahui identitasnya itu akhirnya ditarik sang suami ke dalam dalam mobil. Namun, pengemis itu tetap tidak beralih dari mobil Honda HRV yang terparkir di depan halaman kubah. Mereka menempelkan wajah ke kaca mobil berwarna merah itu.

"Sudah ma. Sudah," ujar sang suami meminta istri tidak melayani para pengemis itu.

Nasib serupa juga dirasakan penziarah asal Pangkalanbun Kalteng, Ejon. Pria yang mengaku sering datang berziarah ke makam Datu Kelampaian itu terlihat dikerumuni sejumlah pengemis cilik.

Setelah memberikan sejumlah uang kepada bocah-bocah itu, Ejon segera bergegas pergi meninggal anak-anak itu.

"Sudahlah jangan berabut," ujar Ejon setengah berlari meninggalkan anak-anak itu.(Banjarmasin Post/Hari Widodo)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved