NEWSVIDEO

Ratusan Sajam Diamankan dari Pemudik yang Berangkat Melalui Pelabuhan Trisakti

Ratusan sajam itu dibawa secara sengaja para pemudik dengan alasan untuk berladang.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin hingga, Jumat (30/6/2017) menyita ratusan senjata tajam yang dibawa oleh pemudik.

Ratusan sajam itu dibawa secara sengaja para pemudik dengan alasan untuk berladang.

Kapolsek KPL Banjarmasin, Kompol Muhammad Fihim menyatakan, sajam tersebut hanya disita dan pemiliknya tidak ditindak dengan aturan yang berlaku.

Menurut Fihim, para pembawa sajam hanya di data dan dilakukan pembinaan, dan ketika pulang ke Kalsel lagi saat arus balik, pemilik sajam dapat mengambilnya kembali.

“Sajam kami sita, karena memang dilarang dibawa di tempat umum termasuk ketika mudik dan di atas kapal. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," katanya.

Tidak sedikit senjata tajam yang disita melalui anggota KPL yang disiagakan di Pelabuhan Penumpang Trisakti Banjarmasin.

"Total ada 263, senjata tajam yang kami amankan. Sesuai aturan pun tak boleh di dalam kapal ada sajam. Kami hanya menyita sementara, ketika mereka kembali bisa mengambilnya. Syaratnya bisa menujukan KTP sesuai dengan data pemudik yang sempat disita terdahulu,” terang Fihim.

Dia menghimbau, para pemudik jangan membawa barang barang yang dapat menyulut gangguan. Selain itu, dia juga menyerukan untuk membawa barang bawaan seperlunya saat mudik ke kampung halaman.

Dari pengamatan jenis senjata tajam berbacam macam, mulai dari pisau, badik hingga jenis parang.

"Kalau tidak diamankan maka dikhawatirkan bisa dipakai alat untuk melukai orang. Kita antisipasi saja sebelum terjadi," kata Kompol Fihim.(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved