Berita Banjarmasin

Terminal Regional di Km 17 Mulai Ramai Disinggahi Bus Antara Provinsi

Arus balik menggunakan jalur darat mulai menujukkan geliatnya. Terutama yang kembali menggunakan bus dari Kaltim ke Banjarmasin. Kamis (29/6) siang

Terminal Regional di Km 17 Mulai Ramai Disinggahi Bus Antara Provinsi
Halaman 1 Harian Banjarmasin Post Edisi Jumat (30/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, GAMBUT - Arus balik menggunakan jalur darat mulai menujukkan geliatnya. Terutama yang kembali menggunakan bus dari Kaltim ke Banjarmasin. Kamis (29/6) siang, tampak Bus Pulau Indah dari Balikpapan mampir di Terminal Kilometer 17 Gambut.

Azhari, salah satu penumpang, mengaku ikut bus itu karena jalur udara mahal. “Kalau bus kan tiketnya terjangkau, separuhnya dari jalur udara. Kami balik duluan. Kalau saya balik ke Banjarmasin hari Minggu, lalu kapan istirahatnya,” urai pedagang elektronik ini.

Namun berbeda dengan kondisi di Bus PO Dinda dari Kotabaru. Tampak penumpangnya sedikit. Dari kapasitas sekitar sekitar 30 penumpang, yang ada sekitar 15 penumpang.

“Masih separuh. Mungkin hari Minggu ramainya,” kata Ancah, salah satu pengemudi angkutan umum.

Sedari pagi, ada enam unit Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) atau bus yang masuk Terminal Kilometer 17. “Rata rata penumpang sekitar 40 orang. Kadang tidak full, sampai 30-an saja,” ucap Supianoor, ketua Posko Harian Terminal Kilometer 17.

Disebutkan dia, untuk di Terminal Kilometer 17 sementara masih pengenalan jalur, bukan untuk menurunkan atau menaikkan penumpang. “Intinya hanya sebagai laporan,” ujarnya.

Menurut Supianoor, Kementerian Perhubungan menerapkan petugas posko di terminal tipe A, di mana dalam seharinya di-stanby-kan dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita. “Petugasnya ada enam, lima dari perhubungan satu dari kepolisian setempat,” kata Supian Noor.

Terminal Direhab

Angin segar berembus untuk terminal tipe A di Kalsel. Pasalnya, ada sinyal dari Kementerian Perhubungan, terminal tipe A nya akan dilakukan rehab total. Supianoor, koordinator lapangan Terminal Kilometer 17 Gambut mengungkapkan, rencana rehab itu setelah adanya tim kementerian datang melakukan pengecekan dan menyuarakan akan dilakukan rehab tahun depan.

Disebutkan Supianoor, perbaikan terutama pada gedung utama. Juga akan dibuat ruang tunggu pengantar dan pagar keliling dan ruang cek kelaikan bus.

“Sebelum hari raya sudah ada pengecekan dari kementerian dan jika tidak ada aral, juga akan direhab total WC, tempat istrahat, dibuat ruang untuk musala. Kalau tidak ada perubahan tahun depan direhab total. Makanya kami harapkan segera. Namun yang diprioritaskan pagar keliling, untuk segi keamananan untuk one gate system,” kata Supianoor. (lis)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved