Ekonomi dan Bisnis

Pertama Sejak 2010, Dolar AS Alami Pelemahan Terendah dan Terbesar

Nilai tukar dolar AS mencatatkan pelemahan terbesar secara kuartalan terhadap kelompok mata uang rivalnya pada Jumat (29/6/2017) waktu setempat

Pertama Sejak 2010, Dolar AS Alami Pelemahan Terendah dan Terbesar
Malaymailonline
Dolar AS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NEW YORK - Nilai tukar dolar AS mencatatkan pelemahan terbesar secara kuartalan terhadap kelompok mata uang rivalnya pada Jumat (29/6/2017) waktu setempat.

Pelemahan ini adalah yang terbesar dalam 7 tahun, atau sejak sekitar 2010 lalu.

Mengutip Reuters, pelemahan ini terjadi setelah ada sinyal dari bank-bank sentral asing yang cenderung hawkish.

Sehingga, dolar AS tertekan lebih dalam. Investor telah mengekspektasi pengetatan kebijakan moneter oleh Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England, dan Bank of Canada.

Ini membuat dollar AS jadi kurang menarik, ditambah skeptisisme bahwa bank sentral AS Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini.

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia turun sekitar 4,6 .DXY persen pada kuartal II 2017.

Ini adalah persentase pelemahan terdalam sejak kuartal III 2010 silam.

Nilai tukar euro menguat lebih dari 7 persen terhadap dolar AS, penguatan terbesar secara kuartalan sejak kuartal III 2010.

Adapun dolar AS menguat 1 persen terhadap yen Jepang.

Indeks dollar AS terakhir ditutup menguat 0,1 persen pada level 95,704, sementara euro melemah 0,2 persen terhadap dolar AS pada level 1,1416 dolar AS.

Nilai tukar euro sempat menyentuh level tertinggi dalam 14 bulan pada Kamis (28/6/2017) lalu, ke lever 1,445 dolar AS.

Adapun dolar AS sempat menyentuh level terendah dalam 9 bulan ke level 95,470 pada Jumat pagi waktu setempat.

Analis menyatakan, penguatan dollar AS pada Jumat terjadi setelah investor mengambil untung dari penguatan euro dan poundsterling.

"Tampaknya euro dan poundsterling dapat menguji beberapa level resisten. Ini juga dapat berkontribusi kepada aksi ambil untung," ujar Eric Viloria, strategist nilai tukar di Wells Fargo Securities. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help