Seputar Kaltara

Waduh! Malaysia Bangun Museum Perbatasan di Dekat Wilayah Sengketa dengan Indonesia

Malaysia mulai membangun tugu perbatasan, sekitar 50 meter sebelah Malaysia di dekat Patok GP 1 (west) sebelah Barat Sungai Pansiangan

Waduh! Malaysia Bangun Museum Perbatasan di Dekat Wilayah Sengketa dengan Indonesia
HO via TRIBUNKALTIM.co
Salah seorang warga Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara berfoto di tugu yang dibangun Malaysia di sekitar patok utama perbatasan Republik Indonesia- Malaysia di Kecamatan Lumbis Ogong. 

Warga Kecamatan Lumbis Ogong saat menghubungi TRIBUNKALTIM menyebutkan, anggaran sebesar Rp 990 miliar itu akan digunakan untuk membangun wilayah Sabah mulai dari Pegalungan hingga Bantul bahkan akan menyentuh wilayah sengketa Sumantipal-Sinapad yang juga diklaim Republik Indonesia.

Kepastian pembangunan itu disampaikan Wakil Ketua Menteri Sabah Datuk Yang Berhormat (YB) Bobbei A Suan saat 12 Juni 2016 lalu berkunjung ke Labang dan kawasan yang masih berstatus dalam tahap perundingan Republik Indonesia –Malaysia atau OBP di Sungai Sumantipal-Sinapad, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan.

Kawasan itu disebutkan sebagai kawasan sengketa terluas di Indonesia.

Pria yang juga merangkap sebagai anggota Perlemen Sabah itu datang ke wilayah tersebut untuk melihat sanak saudara serumpun Murut dari Dayak Agabag sekaligus membawa kabar gembira.

Nampiang, warga Desa Sumantipal menyebutkan, dalam kunjungan dimaksud Bobbei A Suan memastikan, Perdana Menteri Malaysia Tun Najib Abdul Razak telah mengeluarkan kebijakan untuk membangun kawasan perbatasan daerah Pagalungan hingga kawasan Sumantipal.

“Karena menurut Datuk, demi kaum serumpun dan negara tidak masalah mengelurkan anggaran yang besar untuk membangunnya,” kata Nampiang menirukan ucapan Datuk Bobbei saat kunjungannya ke wilayah yang juga diklaim Republik Indonesia.

Sebelum berkunjung ke Sumantipal, Datuk Bobbei memastikan telah menghadap Najib Razak.

Pinumpulan, warga Labang menyebutkan, Bobbei selaku Wakil Ketua Menteri Sabah Bidang Infrastruktur memastikan pula dana ratusan juta ringgit Malaysia itu akan digunakan untuk pembangunan peningkatan Jalan Sepulut-Pegalungan-Bantul hingga tembus ke Labang dan berputar ke Sumantipal.

Selanjutnya akan digunakan untuk Pekan Sempadan di Bantul, spot-spot wisata, tugu Sumantipal, perumahan, rumah-rumah singgah wisata di perbatasan, gudang perdagangan, maupun pekan yang dilengkapi dengan unit kampus Universitas Malaysia Sabah (UMS) di Pegalungan.(TRIBUNKALTIM.co)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved