NEWSVIDEO: Musim Libur Lebaran Toko Oleh-oleh Alami Kenaikan Omzet

Musim libur lebaran toko oleh-oleh mengalami kenaikan omset penjualan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Musim libur lebaran toko oleh-oleh mengalami kenaikan omset penjualan.

Toko menjual oleh-oleh khas Banjar sudah buka sejak dua hari setelah Idul Fitri. Seperti outlet B-Banjar di seberang pusat Kuliner Baiman, Jalan Lingkar Dalam Banjarmasin.

"Bersyukur, cukup bagus. Apalagi outlet B-Banjar ini baru ditempati, dekat fly over Gatot Subroto," kata Owner B-Banjar, Budi, Senin (3/7/2017).

Dijelaskannya, kebanyakan yang diminati kaos, produk cemilan dan aksesoris dan gantungan kunci. Produk-produk itu diminati karena harga terjangkau.

Diakuinya, selama libur lebaran ini, ada kenaikan omset sekitar 20 persen. Harga produk di outlet itu mulai Rp 5 ribu sampai Rp 350 ribu.

Sandal mulai Rp 25 ribu, topi purun Rp 8 ribu, replika pasar terapung Rp 75 ribu. Jaket sasirangan Rp 350 ribu, ada kaos harga Rp 150 ribu, ada juga kaos harganya Rp 125 ribu, berbagai macam kain khas Banjar harganya, Rp 85 ribu.

Pusat oleh-oleh Pie Susu Bekantan di Jalan Saka Permai Banjarmasin juga alami peningkatan omset. Tidak tanggung-tanggung, omset meningkat sekitar 55 persen.

Owner Pie Susu Bekantan, Yuditha Octavia mengatakan, diminati pie susu cap bekantan. Pada lebaran tahun ini panen pesanan.

"Produksi bahkan bisa sampai dua kali lipat dalam sehari. Pesanan mulai meningkat sejak seminggu sebelum lebaran sampai seminggu setelah lebaran ini," katanya.

Dia menambahkan, harga per kotak Rp 24 ribu sampai Rp 25 ribu, satu kotak berisikan 9 pcs. (*)

Penulis: Hasby
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved