Liga Indonesia

Inilah Sosok Ratu Tisha, Sekjen PSSI Perempuan Pertama

Perempuan kelahiran 1985 ini, menjalankan program beasiswa dari FIFA itu sekitar 10 bulan di tiga negara Eropa.

Inilah Sosok Ratu Tisha, Sekjen PSSI Perempuan Pertama
Juara.net
Ratu Tisha Destria 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Untuk kali pertama, jabatan Sekretaris Jenderal PSSI dijabat seorang perempuan. Ya, Ratu Tisha Destria terpilih sebagai Sekjen PSSI yang baru melalui pernyataan yang diucapkan Kepala Staf Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, pada Jumat (7/7/2017).

Sejak awal, Tisha, sapaan akrabnya bersaing dengan 31 nama lainnya yang melamar menjadi Sekjen PSSI.

Posisi Sekjen PSSI lowong sepeninggalan Ade Wellington yang melepaskan jabatannya pada April 2017. Ditunjuknya Tisha jadi sebuah kejutan, mengingat usianya yang masih 31 tahun.

Serta persaingannya dengan banyak pria-pria yang juga melamar posisi itu.
Namun, kiprahnya di sepak bola, tidaklah seumur jagung, karena sudah dirintisnya sejak masa SMA dengan mengurusi berbagai hal tentang olahraga paling populer di dunia itu.

Namanya mencuat di jagat sepak bola nasional sejak menjabat sebagai Direktur Kompetisi PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS).

PT GTS adalah operator kompetisi yang ditunjuk menjadi operator Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Setelah kompetisi ISC selesai, dibentuk PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang menjadi operator Liga 1 2017.

Tisha kembali ditunjuk memegang jabatan yang sama seperti di GTS di LIB yang menggantikan PT Liga Indonesia itu.

Kecintaannya terhadap dunia kulit bundar, membawanya mendapatkan beasiswa untuk mengikuti program FIFA Master-Internasional Master in Management, Law adn Humanities Asia.

Dia bersama 20 peserta lain dari berbagai negara, menjalani beasiswa itu sejak September 2013.

Perempuan kelahiran 1985 ini, menjalankan program beasiswa dari FIFA itu sekitar 10 bulan di tiga negara Eropa.

Ketiga tempat Ratu menimba ilmu, yakni di De Montfort University di Leicester (Inggris), SDA Bocconi School of Management di Milan (Italia) dan University of Neuchatel (Swiss).

Salah satu bekal yang membawa Tisha mendapatkan beasiswa itu adalah statusnya sebagai Co-founder LabBola yang menyediakan data statistik sepak bola lokal dan internasional.

Berbekal pengalaman-pengalaman dan ilmu sepak bola yang didapatkannya, Tisha percaya diri berkarier di dunia olahraga yang didominasi pria itu. (*)

Berita ini dikutip dari superball.id dengan judul : Mengenal Lebih Dekat Sosok Sekjen PSSI Wanita Pertama, Ratu Tisha Destria

Editor: Murhan
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help