Kriminalitas Tabalong

Pemuda Ini Dua Kali Bacok Ibunya, Masalahnya Cuma Tak Dipinjami Motor

Kemudian, korban tersandung. Setelah itu, pelaku membacok korban menggunakan parang kecil dengan tangan kanan yang mengenai tangan kiri korban.

Pemuda Ini Dua Kali Bacok Ibunya, Masalahnya Cuma Tak Dipinjami Motor
Polres Tabalong
Asiah (42) warga Desa Tamunti Rt. 01 Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong, korban pembacokan oleh anaknya. 

‪BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Perbuatan Muslim alias Amban (18) sudah dikategorikan perbuatan durhaka. Bagaimana tidak, ibu kandung sendiri dibacok hanya karena sakit hati tak dipinjami sepeda motor untuk keluar rumah.

Informasi berhasil dihimpun, kejadiaan ini menimpa seorang ibu bernama Asiah (42) warga Desa Tamunti Rt. 01 Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong, Kamis (6/7/2017) sekira pukul 10.30 Wita.

Asiah yang merupakan ibu rumah tangga ini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Tanjung karena luka yang dideritanya akibat bacokan sang anak cukup parah.

Kejadian berawal dalam lingkup Rumah Tangga di Desa Tamunti RT.01 Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong.

Saat itu, seorang saksi yang merupakan tetangga korban mengambil beras di seberang rumah tepatnya, di rumah Razuli. Setelah sampai di rumah Razuli, saksi mendengar suara teriakan minta tolong.

Kemudian saksi langsung menuju rumah korban dan mendapati serta melihat pelaku membawa parang kecil di tangan sebelah kanan.

Selanjutnya, saksi melihat pelaku mengambil parang besar tersebut setelah itu korban langsung lari ke belakang rumah dan dikejar oleh pelaku.

Kemudian, korban tersandung. Setelah itu, pelaku membacok korban menggunakan parang kecil dengan tangan kanan yang mengenai tangan kiri korban.

Lalu, korban mencoba bangun, akan tetapi dia ditendang lagi oleh pelaku menggunakan kaki sehingga terjatuh lagi. Setelah itu, pelaku kembali membacok menggunakan parang besar dengan tangan kiri dan mengenai bahu sebelah kanan korban.

Selanjutnya, pelaku langsung pergi meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah dengan mengalami luka parah pada bahu kanan dan lengan kiri.

Selanjutnya, anggota Polsek mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.‬

Dikonfirmasi, Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui KBO Reskrim Ipda Made Janaloka membenarkan telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan dalam lingkup rumah tangga sesuai dengan Pasal 44 Ayat (1) Jo Pasal 5 huruf a UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Lebih lanjut dikatakannya, pada pukul 12.30 Wita, Anggota Polsek Pugaan mendapat info dari masyarakat bahwa pelaku setelah melakukan perbuatannya berada di Balai Desa Halangan RT 03.

Atas dasar informasi tersebut, Anggota Polsek Pugaan beserta Unit Jatanras Polres Tabalong langsung melakukan pengejaran, sekira pukul 15.30 Wita di dapatlah pelaku, kemudian hasil intro pelaku mengakui perbuatannya.

"Itu dilakukan pelaku karena merasa sakit hati karena ibunya tidak memberikan meminjam/memakai sepeda motor untuk keluar," ungkapnya.

Untuk barang bukti berupa satu bilah parang kecil diakui dibuang ke semak-semak belakang rumah dan 1 bilah Parang Panjang dibuang ke dalam Sungai belakang rumah.

Penulis: Elhami
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help