DWD Hotel Syariah Banjarmasin Sajikan Tiga Menu Istimewa

Tampilan menu tersebut semuanya begitu menarik. Tak sekadar berupa ikan atau daging, namun dihiasi hiasan-hiasan berupa sayuran.

DWD Hotel Syariah Banjarmasin Sajikan Tiga Menu Istimewa
banjarmasin post group
Salah satu menu istimewa di DWD Hotel Syariah, Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada beberapa menu spesial di DWD Hotel Syariah, Banjarmasin, pada Juli 2017 ini. Menunya bernuansa Nusantara, dilengkapi dua jenis minuman segar nan sedap di lidah.

Ragam menunya yaitu Ayam Lada Hitam, Ayam Asam Manis, dan Patin Goreng Lalapan. Minumannya ada Watermelon Juice dan Soda Float.

Semuanya bisa Anda pesan di DWD Coffee Shop di lantai bawah hotel berbintang dua yang beralamat di Jalan Kinibalu di seberang Depo Gemilang, Banjarmasin, ini.

Tampilan menu tersebut semuanya begitu menarik. Tak sekadar berupa ikan atau daging, namun dihiasi hiasan-hiasan berupa sayuran yang dibentuk menarik seperti berbentuk hati. Harganya pun murah.

Patin Goreng Lalapan, misalnya, seporsinya hanya dibanderol Rp 17 ribu. Patinnya digoreng tepung. Dagingnya terasa lembut, tanpa tulang dan kulitnya dibalut tepung berbumbu.

Ikan Patinnya, menurut Leader Hotel DWD Syariah, Sapto Panjaya, menggunakan patin tambak sehingga tidak amis.

“Patinnya digoreng tepung. Selain disajikan dengan nasi, patin ini juga dilengkapi lalapan seperti kol, sawi, kacang panjang, tomat dan mentimun,” ucapnya, Sabtu (08/07/2017).

Cook Hotel DWD Syariah, Thamrin, menambahkan patinnya digoreng tepung dengan bumbu-bumbu khas Banjar seperti bawang merah, bawang putih, jahe, asam Jawa dan kunyit.

Rempah-rempah itu dihaluskan lalu dibalurkan ke daging patin kemudian bumbunya diresapkan ke dagingnya selama 15 menit. Disantapnya dengan sambal terasi.

Sambal terasinya bukan yang mentah tetapi yang ditumis. Bahan-bahan sambalnya di antaranya adalah terasi, cabai rawit, cabai merah dan daun jeruk purut.

“Semua bahan diblender. Ciri khasnya sambal terasi di hotel ini adalah aroma daun jeruk purutnya yang terasa sekali. Secara umumnya, kuliner satu ini bisa dikatakan berbeda dengan masakan patin goreng lainnya karena bumbunya bernuansa khas Banjar,” sebutnya.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi Minggu (09/07/2017).

(yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved