PBNU dan KPK Tegaskan Akan Jihad Melawan Korupsi

‎Dalam pertemuannya dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj menyata

PBNU dan KPK Tegaskan Akan Jihad Melawan Korupsi
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, saat memberikan keterangan terkait penetapan Hari Raya Idul Fitri 2016, di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - ‎Dalam pertemuannya dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj menyatakan ‎pihaknya sudah ada kesepakatan dengan KPK untuk jihat melawan korupsi.

"NU sudah ada kesepakatan dengan KPK untuk mengadakan jihad melawan korupsi. Sama juga dengan kami yang ada MOU dengan BNN, jihad melawan narkoba. Ini kewajiban kita semua," tutur Said Aqil Siradj, Selasa (11/7/2017) ‎di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan ini, Said Aqil Siraj juga mengatakan akan memberikan dukungan moral pada KPK yang akhir-akhir ini dalam posisi yang terdesak dan banyak pihak menganggap KPK tidak perlu dan kurang berfungsi.

"‎Kami akan tetap mendukung di belakang KPK. Sampai hari ini negara tetap butuh KPK," terangnya. (TRIBUNNEWS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved