Berita Banjarmasin

KONI Kalsel Coret Atlet Yang Tidak Ikut Cek Kesehatan

Gusti Perdana mengatakan, cabang olahraga yang tidak memenuhi panggilan tes kesehatan maka dianggap mengundurkan diri karena mengindahkan undangan.

KONI Kalsel Coret Atlet Yang Tidak Ikut Cek Kesehatan
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Rapat KONI Kalsel mempersiapkan atlet Wasaka Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tim Satuan Tugas Bidang Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan baru saja menyelesaikan tugas melakukan cek kesehatan terhadap atlet Wasaka Banua setempat.

Sebanyak 91 atlet yang berasal dari cabang olahraga terukur, beladiri, permaian dan akurasi yang dipanggil untuk diambil sampel darah masih ada beberapa cabang olahraga yang tidak memenuhi panggilan.

"Dari 52 cabang olahraga yang kita panggil hanya asa 49 yang memenuhi panggilan," kata Gusti Perdana Ketua Bidang Prestasi KONI Kalsel.

Dikatakanya dari 49 yang hadir tersebut cabang olahraga gulat baru saja melaksanakan tes kesehatanm Sementara cabang olahraga biliar baru saja menerima surat undangan, Rabu (12/7/2017).

"Mereka minta waktu untuk diundur," jelas Gusti Perdana yang ditemui usai memimpin rapat Bidang Prestasi KONI Kalsel, kemarin.

Gusti Perdana mengatakan, cabang olahraga yang tidak memenuhi panggilan tes kesehatan maka dianggap mengundurkan diri karena mengindahkan undangan.

Dikatakan Gusti Perdana hasil tes kesehatan tersebut baru akan diketahui 15-17 Juli mendatang. Atlet yang dinilai kesehatan itu tidak memenuhi standar maka otomatis akan dicoret.

Disinggung dengan hasil pertemuan rapat Bidang Prestasi, Gusti Perdana menjelaskan, pada pertemuan tersebut dibahas beberapa hal menyangkut yang mana masing-masing komusi cabang olahraga
terukur, beladiri, permaian dan akurasi wajib tahu latihaannya.

Kedua komusi harus tahu atlet cabor siapa saja serta harus tahu atlet berpreatasi di daerah Kalsel dan nasional. Tiga semua komusi harus tahu nama pelatih di cobor pelatih serta pelatih itu memiliki setifikasi yang dipegang pelatih.

Terakhir, kata mantan anggota DPRD Kalsel itu semua komusi komusi pembina bakat harus membina atlet junior yang berprestasi ditingkat lokal dan nasiomal.

"Dengan ada data itu sehingga bidang prestasi mudah bekerja. Saya minta minggu depan rekapnya sudah ada, sehingga Agustus sudah mulai bergerak tanpa menunggu usai Porprov X," kata Gusti Perdana.

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved