Berita Banjarmasin

Tol Laut Tidak Sentuh Kalsel, Menhub: Pelabuhan Trisakti Terlalu Sibuk

Kata Budi, sejatinya tol laut ditujukan untuk Indonesia Bagian Timur. Namun ternyata, Budi mendapat informasi kapal menuju ke Kalsel terlalu banyak

Tol Laut Tidak Sentuh Kalsel, Menhub: Pelabuhan Trisakti Terlalu Sibuk
dokumen
BPost edisi Sabtu (15/7/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proyek tol laut yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata tidak memasukkan Kalsel dalam program pembangunan ekonomi kemaritiman tersebut. Hal itu ditegaskan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya saat meninjau Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Jumat (14/7).

Kata Budi, sejatinya tol laut ditujukan untuk Indonesia Bagian Timur. Namun ternyata, Budi mendapat informasi kapal yang menuju ke Kalsel terlalu banyak. “Mereka (pengusaha perkapalan) komplain terlalu banyak kapal menuju Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dengan kondisi itu, menhub diharapkan tidak menambah kapal yang masuk ke Kalsel.

Jika ditambah bisa terjadi perang tarif. Padahal pemerintah ingin masyarakat mendapat pelayanan dan pengusaha juga mendapat keuntungan yang kompetitif.

Sebelumnya, kata Jokowi, tol laut adalah jalur pelayaran bebas hambatan yang menghubungkan pelabuhan antartpulau di seluruh Indonesia.

Setelah terhubung dengan tol laut maka diharapkan tak ada lagi kelangkaan sembako, BBM, semen dan kebutuhan lainnya di seluruh pulau. Dengan tol laut, sebut jokowi, harga barang juga menjadi lebih murah.

Saat melakukan kunjungan di Pelabuhan Trisakti, Budi yang ditemani Kepala KSOP M Takwim serta Kepala Pelindo III, Danlanal, Wakapolresta sempat lesehan di lantai ruang tunggu keberangkatan penumpang.

“Presiden menegaskan pemerintah harus hadir agar konektivitas laut terjadi dengan baik. Kalimantan Selatan adalah daerah strategis yang berhubungan dengan banyak kota di Indonesia, saya ingin KSOP bisa meningkatkan pelayanan,” tegas Budi.

Dia berharap masalah birokrasi, baik tentang buku laut, izin trayek dan lainnya, bisa disampaikan kepada pihaknya termasuk mekanisme di Pelabuhan Trisakti agar menjadi lebih baik.

“Satu kota dan lain bersaing dan tidak boleh sekehendak kenakan tarif,” paparnya,

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post, Sabtu (15/7//2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved