BanjarmasinPost/

Kriminalitas Kotabaru

Mantan Bendahara Disdikbud Kotabaru Jadi Tersangka Terkait Dana BOS

Pihaknya Kejari juga menitipkan penahanan PH di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru, Senin (17/7/2017) siang.

Mantan Bendahara Disdikbud Kotabaru Jadi Tersangka Terkait Dana BOS
net
bantuan operasional sekolah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru tidak hanya menetapkan PH tersangka terkait dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2015 di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kotabaru.

Pihaknya Kejari juga menitipkan penahanan PH di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru, Senin (17/7/2017) siang.

Hal itu dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotabaru Indah Laila saat menggelar jumpa pers kepada awak media di kantornya, Senin (17/7/2017).

Menurut Indah, PH yang ditetapkan tersangka dan penahanannya dititipkan di Lapas Kelas II B Kotabaru, setelah dilakukan penyelidikan selama lebih kurang tiga bulan terkait dugaan korupsi dana BOS tahun 2015 sebesar Rp 1,2 miliar.

Pada saat itu, selaku bendahara Disdikbud, PH melakukan pencairan uang melalui rekeningnya sebanyak dua kali. Namun satu kali dilakukan penarikan tunai, tapi tidak disalurkan ke masing-masing sekolah yang menerima.

Seharusnya, tambah Indah, dana BOS tahun 2015 tersebut disalurkan ke rekening kepala sekolah. Tapi oleh tersangka PH, dana langsung dicairkan ke dia (rekeningnya).

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help