BanjarmasinPost/

Rusia Klaim Bunuh Pemimpin ISIS Al-Baghdadi, Intelijen Irak dan Kurdi Temukan Fakta Mengejutkan

Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, yang diklaim Rusia sudah tewas, kemungkinan besar masih hidup.

Rusia Klaim Bunuh Pemimpin ISIS Al-Baghdadi, Intelijen Irak dan Kurdi Temukan Fakta Mengejutkan
washingtontimes.com
Pimpinan tertinggi ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi setelah sembuh akibat terkena serangan bom Oktober 2015 lalu, sekarang ini memindahkan pusat komandonya ke Sirte, Libya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BAGHDAD - Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, yang diklaim Rusia sudah tewas, kemungkinan besar masih hidup.

"(Abu Bakr) al-Baghdadi masih hidup. Dia belum tewas. Kami mendapatkan informasi bahwa dia 99 persen masih hidup," kata Lahur Talabany, seorang perwira kontra-terorisme Kurdi, Senin (17/7/2017).

Talabany mengklaim, pemimpin ISIS itu terdeteksi di sebuah lokasi di sebelah selatan kota Raqqa, Suriah yang didaulat sebagai ibu kota Kekalifahan Islam ISIS.

"Jangan lupa akarnya kembali ke masa-masa Al-Qaeda di Irak. Dia punya banyak pengalaman bersembunyi dan menghindari kejaran pasukan keamanan. Dia tahu apa yang dia kerjakan," tambah Talabany kepada Reuters.

Sebelumnya, Rusia mengklaim Al-Baghdadi, yang tak pernah terlihat publik sejak mendeklarasikan kekalifahan di kota Mosul pada Juli 2014, telah tewas dalam serangan udara saat dia bertemu dengan para komandan senior ISIS di dekat Raqqa pada 28 Mei lalu.

Klaim Rusia ini diperkuat penjelasan lembaga Pemantau HAM Suriah (SOHR) yang pekan lalu mengatakan telah menerima "kabar yang belum dapat dikonfirmasi" bahwa Baghdadi telah tewas di Suriah.

Namun, para pejabat Barat dan Irak belum dapat mengkonfirmasi kedua klaim terkait kematian Al-Baghdadi itu.

"Kami akan menganggap dia (al-Baghdadi) masih hidup sebelum terbukti sebaliknya, dan saat ini kami belum bisa membuktikan bahwa dia sudah tewas," kata Menteri Pertahanan AS Jim Mattis pekan lalu.

Kemungkinan masih hidupnya Al-Baghdadi juga dibenarkan direktur jenderan dinas intelijen dan kontra-terorisme Irak, Abu Ali Basri.

"Kami lebih berkepentingan dari pihak lain terkait kematian Al-Baghdadi dibanding pihak lain dalam memburu, memantau semua pergerakan Baghdadi dan pengikutnya," ujar Basri.

"Sel-sel pemantau seluruhnya membantah kabar kematian Al-Baghdadi dan laporan lain soal kematiannya," lanjut Basri.

Al-Baghdadi kemungkinan besar tak berada di kota Raqqa, Suriah yang sedang dikepung pasukan pemberontak dan dibombardir koalisi pimpian AS.

Untuk beberapa lama, Al-Baghdadi diyakini terus berpindah di dalam wilayah ISIS di sepanjang perbatasan Suriah dan Irak.

Harian The Telegraph mendapatkan kabar dari penduduk desa Jdaidet al-Okaibat di pinggiran kota Deir Ezzor, Suriah yang diduduki ISIS bahwa Al-Baghdadi mincul pada shalat Idul Fitri lalu.

Warga desa itu mengklaim, Baghdadi menjalankan shalat bersama 200 orang pengikutnya dan kondisinya sangat "sehat dan bugar". (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help