BanjarmasinPost/

Berita Banjarbaru

Sekarang Ada Kafe Jamu di Loktabat Selatan, Ini Keistimewaannya

Mereka terus berdatangan untu mengunjungi kafe. Jumlah pengunjung pun terus bertambah terlebih masa libur panjang lalu.

Sekarang Ada Kafe Jamu di Loktabat Selatan, Ini Keistimewaannya
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Kafe jamu yang berada di Kampung Pejabat, Loktabat Selatan, Senin (17/7/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Selain bisa berfoto di kawasan Kampung Pejabat, Pembuat jamu di Loktabat Selatan kini menyediakan layanan spesial bagi pengunjung. Pengunjung bisa mencicipi jamu olahan asli para pejabat.

Sudah sebulanan ini warga Kampung Pejabat membangun Kafe Jamu. Kafe ini menyediakan berbagai jenis jamu, baik jamu olahan maupun jamu sachet.

Dengan cangkir kecil khas kafe pun disiapkan bagi pengunjungnya. Selain itu juga disiapkan camilan lain misalnya pentol, kacang, keripik bagi pengunjung.

Ketua RT 06, RW 02 Loktabat Selatan, Tarmuji mengatakan, kafe jamu Kampung Pejabat dibuka. Meski belum selesai dan belum diresmikan, kafe yang dibuat atas kerja sama FMIPA ULM dengan masyarakat ini disambut antusias pengunjung.

Mereka terus berdatangan untu mengunjungi kafe. Jumlah pengunjung pun terus bertambah terlebih masa libur panjang lalu.

Dalam sehari, pengunjung mencapai 50 orang. Paling banyak pengunjung menjelang senja dan malam hari. Selain berfoto mereka juga mencicipi jamu buatan para pejabat.

"Banyak yang datang, dari Bali kemarin, Kaltim, Palangkaraya dan daerah hulu sungai," ujarnya.

Tak perlu ragu dengan harga jamu di kafe ini, meski dengan fasilitas kafe, harga jamu yang dijual masih semurah jamu yang dijual mbok-mbok jamu gendong biasanya. Rentang harga mulai dari Rp 3.000 dan seterusnya tergantung banyaknya makanan.

Selain menyediakan aneka minuman jamu, kafe yang kini masih dijaga oleh orang terdekat dengan lokasi kafe ini juga menerima konsultasi kesehatan oleh para pengunjung. Tak jarang ada saja pengunjung yang konsultasi tentang ramuan obat-obatan bagi keluhan penyakitnya.

"Dari warga kasih tahu obat tradisional atau olahan jamu yang cocok bagi mereka yang mau konsultasi," ujarnya.

Penulis: Milna Sari
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help