BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

UIN Antasari Jadi Tuan Rumah Pertemuan Peneliti Muda

Ada 12 universitas yang terlibat dalam kegiatan ini, tak cuma dari Kalimantan, tapi juga universitas luar daerah seperti Sumatera.

UIN Antasari Jadi Tuan Rumah Pertemuan Peneliti Muda
Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani
Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin berkesempatan menjadi tuan rumah Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) yang ke-2 (The 2nd BUAF). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin berkesempatan menjadi tuan rumah Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) yang ke-2 (The 2nd BUAF).

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh konsorsium keilmuan yang terdiri dari UIN Antasari Banjarmasin, IAIN Pontianak, IAIN Samarinda, dan IAIN Palangkaraya ini sendiri merupakan wadah bagi mahasiswa jenjang S1 untuk mempresentasikan hasil penelitian ilmiahnya, yang digelar empat hari mulai Senin (17/7/2017) hingga Kamis (20/7/2017).

Dalam pembukaan yang digelar di Auditorium UIN Antasari Senin (17/7/2017) malam, inisiator kegiatan sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama UIN Antasari, Prof Mujiburrahman menegaskan bahwa The 2nd BUAF diproyeksikan sebagai mediator dalam mengembangkan kampus yang kaya komitmen dalam penelitian dan pembelajaran dengan mahasiswa berkualitas yang memiliki minat tinggi untuk belajar meneliti, serta mendorong lahirnya ilmu dan teknologi baru.

"Tujuan luasnya supaya Kalimantan bisa jadi barometer penelitian nantinya," katanya.

Ada 12 universitas yang terlibat dalam kegiatan ini, tak cuma dari Kalimantan, tapi juga universitas luar daerah seperti Sumatera.

"Yang istimewa juga ada peserta dari Malaysia," kata dia.

Sementara itu Rektor UIN Antasari Prof Fauzi Aseri mengatakan, salah satu yang didorong dalam kegiatan ini adalah bagaimana para peneliti khususnya di tingkat S1 bisa melakukan publikasi yang baik.

"Karena tanpa publikasi yang baik, penelitian yang dilakukan hanya tersimpan di perpustakaan. Dipublikasi agar bisa jadi rujukan buat yang lain. Banyak penelitian di S1 yang bagus sebenarnya," pungkasnya.

Kegiatan ini sendiri merupakan yang ke-dua setelah tahun lalu digelar di IAIN Pontianak.

Dalam pembukaan tersebut juga dilakukan penandatanganan MOU oleh rektor UIN Antasari Banjarmasin, IAIN Pontianak, IAIN Samarinda, dan IAIN Palangkaraya.

Mengusung tema “Contemporary Islam in The Eyes of Young Researchers”, konferensi kali ini menjadi ajang temu ilmiah mahasiswa tingkat internasional dengan mengundang pembicara dari dalam dan luar negeri.

Hadir sebagai Keynote Speakers adalah Dr Sharifah Nooraida binti Wan Hasan- Peneliti Institut Pendidikan Guru Kampus Batu Lintang Malaysia, DR Muhammad Yunus Masrukhin - Pakar Teologi alumnus Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Najib Kailani-Peneliti Fenomena Sosial Keislaman di Indonesia, alumnBorneo Undergraduate Academic Forum (BUAF)us University of New South Wales Australia, serta Dr Wardani - Dosen Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

Penulis: Rahmadhani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help