BanjarmasinPost/

Tes Keperawanan Tak Dipercaya Suami, Rajabbi Khurshed Pilih Bunuh Diri Padahal Baru 40 Hari Menikah

Masihkan relevan melakukan tes keperawanan bagi seorang perempuan sebelum pernikahan?

Tes Keperawanan Tak Dipercaya Suami, Rajabbi Khurshed Pilih Bunuh Diri Padahal Baru 40 Hari Menikah
Daily Mail
Rajabbi Khurshed 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masihkan relevan melakukan tes keperawanan bagi seorang perempuan sebelum pernikahan?

Seorang perempuan di Tajikistan bernama Rajabbi Khurshed melalukan bunuh diri setelah tes keperawanannya tak dipercaya suami. Rajabi menenggak cuka dalam dosis tinggi 40 hari setelah ia menikah dengan Zafar Pirov (24), laki-laki pujaannya itu.

Dan Pirov kini didakwa telah menjadi penyebab bunuh diri sang istri.

Ia disebut memaksa istrinya berulang kali melakukan tes keperawanan tapi berulang kali pula ia tidak percaya dengan hasil tes tersebut.

Bahkan Pirov mulai menginginkan istri kedua.

Keluarga Rajabbi mengatakan, Pirov menginginkan istri kedua setelah ia menolak memercayai bahwa istrinya masih perawan setelah melalui sejumlah tes.

Sebelum menikah Rajabbi telah dinyatakan lolos tes keperawanan yang ternyata diwajibkan pemerintah Tajikistan. Meski demikian, Pirov meminta agar istrinya melakukannya sekali lagi.

Dan tes kedua hasilnya pun sama. Walau begitu, Pirova tak kunjung percaya bahwa istrinya masih perawan ting-ting.

Keluarga Rajabbi, yang merancang pernikahan ini, kepada Radio Free Europe mengatakan, sang putri menjelang kematiannya mengatakan ia dipaksa memenuhi keinginan suaminya yang mencari istri kedua.

Namun, Pirov yang terancam hukuman penjara delapan tahun jika terbukti menjadi penyebab kematian istrinya, mengatakan Rajabbi sudah mengizinkan ia untuk menikah lagi.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help