BPost Edisi Cetak

Pungli di SMAN 10 Banjarmasin, Setiap Anak Diminta Mulai Rp750 Ribu - 5 Juta

Dugaan adanya pungutan liar (pungli) pada penerimaan siswa ternyata bukan isapan jempol belaka. Terbukti, Tim Saber Pungli Provinsi Kalsel

Pungli di SMAN 10 Banjarmasin, Setiap Anak Diminta Mulai Rp750 Ribu - 5 Juta
banjarmasinpost.co.id
BPost edisi cetak Rabu (19/7/2017)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dugaan adanya pungutan liar (pungli) pada penerimaan siswa ternyata bukan isapan jempol belaka. Terbukti, Tim Saber Pungli Provinsi Kalsel yang terdiri atas Subdit III Tipikor Dit Reskrimsus dan Dit Reskrimum Polda Kalsel serta Ombudsman Kalsel melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di SMAN 10 Banjarmasin.

Dalam OTT yang berlangsung Senin (17/7), petugas mengamankan uang kontan yang diduga hasil pengutan liar sebesar Rp 5 juta. Operasi Tangkap Tangan di SMAN yang berlokasi di Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan, itu berdasarkan laporan penelusuran mendalam Ombudsman Perwakilan Kalsel.

Lembaga pengawas layanan publik itu sebelumnya menerima banyak laporan dari orangtua murid tentang adanya pungli oleh oknum di SMAN 10. “Dalam laporannya, setiap anak yang diterima melalui jalur offline, untuk keperluan daftar ulang. dimintai mulai Rp 750 ribu sampai Rp 5 juta,” kata Noorhalis Madjid, Ketua Ombudsman Perwakilan Kalsel kepada BPost, Selasa (18/7).

Keterangan tim saber pungli, besaran pungutan kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta, yang dibayarkan orangtua murid kepada panitia penerimaan murid baru untuk jalur offline 1 pada 17 - 19 Mei 2017. Ada sebanyak 35 orang dengan jumlah uang yang dibayarkan Rp 18.520.000.

Kemudian offline 2 pada 19 - 22 Juni 2017 sebanyak 51 orang dengan jumlah uang dibayarkan Rp 93.500.000. Dalam penangkapan dadakan, tim Saber Pungli menemukan uang yang diduga hasil pungutan liar.

Selain mengamankan sejumlah uang, petugas membawa berkas-berkas yang diduga berkait pungutan liar tersebut. Penyidik juga melakukan pemeriksaan termasuk terhadap sejumlah orang saksi yang diduga mengetahui kegiatan pungutan itu yakni MK MPd yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 10 Banjarmasin.

Selain itu, petugas mengamankan satu lembar kuitansi, satu buah amplop bertulis uang, dan uang sebesar Rp 5.080.000, buku catatan pembayaran yang dilakukan oleh orangtua murid, serta buku rekening tabungan Bank Kalsel atas nama M. Kastalani MPd dengan jumlah uang Rp 112.020.000 serta satu lembar daftar siswa jalur offline.

Selengkapnya baca Banjarmasinpost edisi cetak rabu (19/7/2017) atau klik http://banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved