BanjarmasinPost/

Setelah Jadi Tersangka, Setya Novanto Terlihat Tak Fokus Ikuti Pleno Golkar Membahas Dirinya

Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto tampak lesu ketika menjalani konferensi pers,

Setelah Jadi Tersangka, Setya Novanto Terlihat Tak Fokus Ikuti Pleno Golkar Membahas Dirinya
KOMPASTV
Setya Novanto memberi sambutan saat kunjungan Raja Salman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto tampak lesu ketika menjalani konferensi pers, seusai memimpin rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Selasa (18/7/2017).

Sehari sebelumnya, Senin (17/7/2017), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Novanto sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi e-KTP.

Rapat Partai Golkar kemarin digelar di Kantor DPP Golkar Slipi, Jakarta Barat. Pertemuan dilaksanakan untuk menyikapi situasi terkini setelah Novanto ditetapkan sebagai tersangka.

Usai rapat, selama konferensi pers berlangsung, hampir tak ada senyum di wajah Novanto.

Ia juga enggan menyampaikan keputusan Rapat Pleno DPP Golkar terkait langkah politik yang disiapkan setelah dirinya jadi tersangka.

Novanto menyerahkan kepada Sekretaris Jenderal Golkar, Idrus Marham, dan Ketua Harian Golkar, Nurdin Halid, untuk menyampaikan keputusan Rapat Pleno.

Saat Idrus dan Nurdin bergantian menyampaikan keputusan rapat, Novanto sama sekali tak memperhatikan dengan seksama.

Tatapannya terlihat tidak fokus kepada para wartawan.

Novanto justru menatap ke sekeliling ruangan tanpa mempedulikan sorotan kamera televisi dengan wajah lesu dan terkadang menunduk.

Sesekali matanya menatap secarik kertas yang sedari awal digenggamnya, lantas ia pun kembali menatap sekeliling ruangan dengan ekspresi lesu tanpa senyuman.

Pada saat yang sama, petinggi partai yang berada di sekitar Novanto justru fokus menatap kamera yang menyorot sepanjang sesi konferensi pers. (TRIBUNNEWS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help