BPost Edisi Cetak

Animo Tinggi, Pengembangan Terbatas

Tiga bandar udara (bandara) perintis di Kalsel perlu dibenahi dan dikembangkan. Pasalnya, animo masyarakat menggunakan moda transportasi udara

Animo Tinggi, Pengembangan Terbatas
banjarmasinpost.co.id

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tiga bandar udara (bandara) perintis di Kalsel perlu dibenahi dan dikembangkan. Pasalnya, animo masyarakat menggunakan moda transportasi udara di daerah ini cukup tinggi. Contohnya jadwal penerbangan rute Batulicin-Makassar terus mengalami peningkatan.

Demikian pula penerbangan di Bandara Gusti Syamsir Alam, Stagen, Kotabaru, yang tidak pernah sepi setiap hari.

Sayangnya tingginya animo penumpang, tidak dibarengi pengembangan bandara. Salah satunya, panjang landasan pacu Bandara Gusti Syamsir Alam tidak bisa lagi dikembangkan.

“Kata kepala bandara, landasan tidak bisa diperpanjang karena itu harus ke arah laut,” kata Nurviza, Plt Kadishub Kotabaru.

Kalaupun hendak dikembangkan, salah satu pilihannya adalah memindahkan lokasi bandara. “Tapi saat ini fokus pada pelayanan dulu.” ujarnya.

Bandara Gusti Syamsir Alam, satu-satunya dari 11 bandara perintis di Kalsel dan Kalteng yang dinilai mampu memberikan penerbangan harian.

Priyo Budiono, Kepala Bandara Gusti Syamsir Alam, ditemui terpisah mengakui pihaknya terus melakukan pengembangan. Namun diakui Priyo, pengembangan dan pekerjaan yang ada sebatas pemeliharaan fasilitas.

Selengkapnya baca banjarmasin post edisi cetak Jumat (21/7/2017) atau klik http://banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved