Berita Jakarta

Ketua DPD OSO : Hina DPD Sama Ajak Perang

Ketua DPD RI, Oesman Sapta Oedang, mengingatkan jangan ada yang berniat untuk menghina DPD sekarang ini.

Ketua DPD OSO : Hina DPD Sama Ajak Perang
kompas.com
Ketua DPD RI terpilih Oesma Sapta Odang (tengah) bersama Wakil Ketua DPD RI terpilih Nono Sampono dan Darmayanti Lubis seusai penetapan pimpinan baru DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPD RI, Oesman Sapta Oedang, mengingatkan jangan ada yang berniat untuk menghina DPD sekarang ini.

“Jika ada yang mengenyak (menghina, Red) lembaga ini, maka berhadapan dengan saya. Perang melawan saya, karena kami ingin DPD ini maju dan bekerjanya diketahui oleh rakyat,” kata OSO nama singkatan Oesman pada acara Siraturahmi Anggota DPD di rumah kediaaman, Rasuna Said, Jakarta Pusat, Kamis (20/8) malam.

Ditegaskan OSO, dirinya selalu ingin menang dalam perang. “Jika kalah, ya, tunggu, nantinya untuk menang. Jika ragu, jangan maju berperang,” tegasnya.

Oesman juga meminta kepada anggota DPD agar dalam waktu enam bulan ini benar-benar bekerja dan harus turun ke daerah pilihan masing-masing.

“Untuk mengetahui apakah anggota DPD itu bekerja atau tidak saat reses kunjungan kerja ke daerah, maka harus ada laporan tertulis. Begitu juga, sistem untuk penerimaan uang reses tidak lagi lewat rekening bank, tapi cash di rapat paripurna,” tegasnya.

Ketua DPD ini menyatakan sistem penyerahan uang reses secara cash ini dalam rangka mengetahui sejauh mana bekerja anggota DPD ini.

“Jika tidak ada laporan, maka tidak akan menerima uang reses,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Oesman menegaskan dia ingin DPD maju dan dilihat rakyat bekerja.

“Keberadaan saya dengan dipercaya menjabat Ketua DPD, itu karena kemauan anggota, bukan keinginan saya. Jadi, karena saya dipercaya menjadi ketua, maka saya pun mempunyai agenda khusus untuk memajukan DPD,” ucapnya.

"Saya sebagai ketua hanya memberikan jalan, terserah teman-teman di DPD nantinya, apakah maju atau tidak DPD ini. Saya hanya menyediakan sarana dengan agenda ke depan,” ujarnya.

Oesman juga menginginkan agar anggota DPD tidak jalan sendiri-sendiri, harus dalam sistem, kalau tidak begitu bisa kesalahan.

Agar DPD dikenal oleh masyarakat, karena sebagian masih bertanya apa itu DPD, maka saya akan mengadakan sosialiasi ke daerah.

Sedangkan Sekjen DPD Prof Sudarsono Hardjosoekarto mengungkapkan DPD dalam waktu dekat akan membangun gedung baru.

“Untuk realisasi itu, DPD sudah berbicara dengan menteri keuangan. Sekarang menunggu proses selanjutnya,” katanya.

Sekjen tidak menjelaskan lokasi pembangunan gedung baru ini, apakah di gedung yang kini tempat ruang kerja anggota DPD atau lokasi baru di lingkungan parlemen. (*)

Penulis: Murjani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help